4. Kepincut Agama Hindu Sejak Lama
Menurut Arya, Sukmawati sudah cukup lama kepincut oleh ajaran-ajaran agama Hindu. Dia mengungkapkan, Sukmawati kerap berkunjung ke candi maupun vihara-vihara.
"Saya sebagai saksi sejarah yang sudah mendampingi beliau selama 20 tahun perjuangan di PNI dan Sukarno Center, saya memang melihat bahwa bagaimana Ibu Sukmawati sudah bertahun-tahun gandrung akan ajaran agama Hindu. Suka datang ke pura, ke candi, ke vihara, sering sharing terkait dengan masalah-masalah kebangsaan," kata Arya.
Penyebab lain keinginan Sukmawati untuk pindah agama, menurut Arya, tidak lain adalah Ibu kandungnya sendiri, yakni Ida Ayu Nyoman Rai Srimben, beragama Hindu.
"Dan ini mungkin pengaruh dari ibunda Bung Karno yang juga nenek beliau yaitu Nyoman Rai Srimben asal Buleleng. Jadi kita tahu bahwa ibunda Proklamator kita adalah seorang wanita Hindu, Bali," lanjutnya.
5. Reaksi Muhammadiyah
Terkait kepindahan Sukmawati ke agama Hindu, Sekretaris Umum (Sekum) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Abdul Mu'ti pun meminta umat Islam untuk tidak merespons berlebihan.
"Umat Islam tidak perlu bereaksi berlebihan. Itu peristiwa personal biasa," ucap Abdul saat dihubungi MNC Portal, Minggu (24/10/2021).
Abe Mu'ti sapaan akrabnya menilai itu merupakan pilihan pribadi Sukmawati. Dirinya juga berharap Sukmawati bisa bahagia dan mendapat ketenangan.
"Itu pilihan pribadi Ibu Sukmawati. Semoga beliau berbahagia dan mendapatkan ketenangan dengan beragama Hindu," jelasnya.
(Qur'anul Hidayat)