TANGSEL - Praktik prostitusi online open booking (BO) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), masih marak. Pelakunya, mulai dari anak di bawah umur hingga wanita hamil. Tarifnya, dari Rp500 ribu hingga Rp1,5 juta.
Untuk wanita hamil, tarifnya sekali kencan bisa sampai Rp1,5 juta. Biasanya, para pelaku prostitusi ini menyediakan tempat di kamar kos atau apartemen dari hasil menyewa. Mereka banyak dari luar Tangsel.
Seperti L, wanita yang tengah hamil 4 bulan ini sengaja pergi dari Jawa meninggalkan suami sirinya untuk bekerja. Siapa sangka, ternyata di Jakarta dia bekerja sebagai wanita open BO tanpa sepengatahuan suaminya.
Kasie Penegakan Hukum Satpol PP Tangsel, Mukhsin mengatakan, L sudah bersuami. Saat ini, suaminya berada di Jawa.
Baca juga: Deretan Mama Muda Terlibat Prostitusi, Nomor 2 Bikin Heboh
"Tarif nya sekali kencan Rp1,5 juta. Sudah bersuami. Mereka menikah siri. Saat ini suaminya berada di Jawa, tidak tahu (identitasnya)," kata Mukhsin di Serpong, Senin (25/10/2021).
Dilanjutkan Mukhsin, L hamil karena buah cintanya dengan suami siri di Jawa, bukan karena hasil transaksi seksual yang selama ini dia lakukan dengan pria hidung belang.
Setiap kencan, L juga mengaku menggunakan alat konstrasepsi bagi tamu pria yang membooking-nya.
Seperti diberitakan, dua wanita open BO di bawah umur diamankan tim Gagak Hitam Satpol PP Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Petugas juga mengamankan dua wanita dewasa open BO lainnya.
Yang mengejutkan, dari empat orang itu satu di antaranya sedang hamil. Selanjurnya, para wanita open BO ini dibawa ke Dinas Sosial Kota Tangsel untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.