Dihadiahi Timah Panas, Jambret Kelas Kakap Merintih Kesakitan saat Diringkus

Adi Palapa Harahap, iNews · Senin 25 Oktober 2021 19:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 25 340 2491580 dihadiahi-timah-panas-jambret-kelas-kakap-merintih-kesakitan-saat-diringkus-N8KgctCqWM.jpg Ilustrasi (Foto: Antara)

MEDAN - Tim Antibandit Kepolisian Sektor Percut Sei Tuan, Sumatera Utara meringkus pelaku jambret maupun begal kelas kakap yang kerap beraksi di kawasan Medan - Deliserdang. Pelaku ditangkap di sebuah cafe di Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Dua penadah berhasil diringkus, kini polisi masih memburu satu pelaku lainnya yang masih buron. Juli Alfandi alias Black Uban, satu dari dua tersangka jambret dan begal merintih kesakitan saat dihadiakan timah panas oleh petugas Satreskrim Polsek Percut Sei Tuan. Pelaku diringkus di tempat persembunyian di sebuah cafe, di Sesa Sampali.

Baca Juga:  Berseragam Ojol, Jambret Rampas Dompet Lansia di Gambir

Black Uban terpaksa ditembak petugas di bagian kedua kakinya lantaran melakukan perlawanan saat akan diringkus. Tidak hanya itu, petugas juga berhasil meringkus dua penadah barang hasil kejahatan yakni, Tarmiji dan Ucok.

Di hadapan petugas, tersangka mengaku puluhan kali melakukan aksi pencurian terdiri dari begal, perampokan dan penjambretan di kawasan wilayah Medan dan Deliserdang bersama satu rekannya bernama Agus Bakar yang kini masih DPO.

Terakhir tersangka Black Uban melakukan pencurian puluhan kotak keramik dari gudang milik korban serta melakukan penjambretan ponsel milik seorang mahasiswi di Jalan Perhubungan, Desa Lau Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan pada 6 September lalu.

Berbekal laporan beberapa korban, petugas melakukan penyelidikan dan melakukan penindakan terhadap tersangka Black Uban. Dari tangan ketiga tersangka petugas mengamankan barang bukti, satu senjata tajam jenis pisau yang kerap digunakan untuk mengancam para korbannya, satu buah kunci l, satu buah sepatu, celana dan baju, satu unit becak barang dan 42 kotak keramik yang dicuri tersangka.

Baca Juga:  Jambret Rampas Kalung Emak-Emak Sedang Nyapu, Aksinya Terekam CCTV

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Agustiawan mengatakan, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, ketiga tersangka terpaksa mendekam di sel tahanan Mapolsek Percut Sei Tuan, berikut dengan barang bukti. Tersangka Black Uban akan dijerat dengan Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara, sedangkan dua tersangka penadah akan dijerat dengan Pasal 480 KUHPidana dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini