Ibu Ini Tak Laporkan Penganiayaan terhadap Anaknya karena Takut Tidak Dinikahi Pelaku

Avirista Midaada, Okezone · Kamis 28 Oktober 2021 02:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 27 519 2492869 ibu-ini-tak-laporkan-penganiayaan-terhadap-anaknya-karena-takut-tidak-dinikahi-pelaku-gVnsZFjNrc.jpg Pelaku penganiayaan terhadap balita di Kota Batu. (Avirista Midaada)

KOTA BATU - Polres Batu masih melakukan pendalaman terkait keterlibatan ibu balita malang berusia 2,5 tahun yang dianiaya calon ayah tirinya. Ibu korban berinisial C (19) yang juga kekasih tersangka, diduga mengetahui penganiayaan yang dilakukan pelaku berinisial WK (26).

Kapolres Batu, AKBP I Nyoman Yogi Hermawan menuturkan, ibu korban selama hampir empat bulan tinggal serumah dengan pelaku mengetahui adanya penganiayaan yang dilakukan WK. Tetapi karena takut dan merasa terancam, ia bungkam dan membiarkan putri semata wayangnya dianiaya tersangka.

“Rencananya, tersangka akan menikahi ibu korban dalam waktu dekat. Sehingga ibunya tidak melapor karena merasa tertekan dan takut jika tidak dinikahi oleh tersangka,” ucap Nyoman Yogi saat rilis kasus itu di Mapolres Batu, Rabu (27/10/2021) malam.

Apalagi diketahui antara tersangka dan C, ibu kandung balita malang tersebut sempat mengalami permasalahan, yang berujung penganiayaan kepada balita berinisial N, berusia 2,5 tahun.

“Ada permasalahan dengan ibu korban. Mereka tinggal di dalam satu rumah, sejak bulan Agustus. Mulai Agustus tersangka melakukan kekerasan,” ucap Nyoman Yogi kembali.

Ia juga memastikan tersangka WK melakukan tindakan penganiayaannya kepada balita calon anak tirinya secara sadar disebabkan emosinya yang tak bisa dikendalikan.

“Tidak ada pemgaruh alkohol dan obat-obatan. Tersangka dalam kondisi sadar. Tersangka mengaku menyesal, tapi perbuatan terus dilakukan. Proses (penyidikan) masih berjalan, kami menggali alat bukti lain, dan keterangan saksi,” terang dia.

Sementara itu Kasatreskrim Polres Batu Iptu Yussi Purwanto mengungkapkan, pihaknya masih berfokus pada penyembuhan luka-luka yang dialami korban. Namun, ia memastikan ibu korban tidak turut melakukan aksi penganiyaan kepada balita malang tersebut.

Baca Juga : Balita Disundut Rokok hingga Disiram Air Panas, Ini Motif Calon Ayah Tiri Korban

"Hasil pemeriksaan tidak demikian. Ibunya tahu sejak lama, tetapi takut kalau melaporkan tidak dinikahi oleh tersangka,” katanya.

Aksi kekerasan ini dikatakan Yussi, diketahui paman korban berinisial IM, yang mendorong untuk melaporkan kasus ini kepada kepolisian. “Tetangga tidak ada yang tahu, dan yang mendorong untuk lapor polisi adalah IM paman korban,” tukasnya.

Sebelumnya, seorang balita berinisial N berusia 2,5 tahun, di Kota Batu yang merupakan anak dari perempuan berinisial C (19), mengalami dugaan penganiayaan oleh calon ayah tirinya berinisial W (25), warga Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.

Akibat perbuatan biadab tersebut, W diamankan pihak kepolisian dan harus mempertanggung jawabkan perbuatannya tersebut. Diketahui W merupakan calon suami dari C (19) ibu yang merupakan ibu dari balita berinisial N tersebut.

Korban saat ini tengah menjalani perawatan di RS Hasta Brata Kota Batu dengan sejumlah luka, akibat sulutan rokok hingga diguyur air panas. Beberapa luka di wajah, tangan, hingga kaki terlihat jelas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini