Adolf Hitler dapat Sertifikat Covid Digital UE, Timbulkan Kehebohan

Vanessa Nathania, Okezone · Kamis 28 Oktober 2021 13:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 28 18 2493125 adolf-hitler-dapat-sertifikat-covid-digital-ue-timbulkan-kehebohan-1kZag6S9Jl.jpg Pemimpin Nazi Adolf Hitler. (Foto: National Archive/Reuters)

BRUSSELS - Sertifikat Covid Digital Uni Eropa (UE) dengan nama Pemimpin Nazi Adolf Hitler telah beredar di daring pekan ini dan berfungsi sebelum akhirnya dinonaktifkan. Insiden ini telah menimbulkan pertanyaan tentang keamanan sistem 'paspor vaksin' tersebut.

Kode QR Sertifikat Covid Digital UE yang muncul di daring pada Selasa (26/10/2021) itu menampilkan nama “Adolf Hitler”, dengan tanggal lahir 1 Januari 1900, saat dipindai dengan aplikasi verifkasi.

BACA JUGA: Gunakan Paspor Kesehatan Milik Presiden, Remaja Iseng Ditahan Polisi 

Beberapa versi kode QR itu kemudian mendapat perhatian dari forum-forum teknologi, beberapa dengan nama dikapitalisasi, yang lain dengan tanggal lahir yang berbeda. Tetapi semua kode tersebut akan memberi akses “sang Fuhrer”, julukan untuk Hitler, ke acara dalam ruangan yang dilarang bagi orang-orang yang tidak divaksinasi.

Kisah ini diangkat oleh media Italia, tetapi tidak diketahui dari mana kunci keamanan yang diperlukan untuk menghasilkan kode QR Hitler sebenarnya berasal. Il Post melaporkan bahwa sertifikat dengan nama Hitler telah dikeluarkan dengan kunci kode QR dari Prancis, tetapi ada kemungkinan bahwa informasi ini juga telah dipalsukan.

Sistem pass Covid di seluruh Eropa bekerja dengan memasangkan kunci publik (terkandung dalam kode QR dan dapat dilihat oleh siapa saja yang memindai kode dengan aplikasi) dengan kunci pribadi (dipegang oleh rumah sakit atau penyedia layanan kesehatan lainnya).

BACA JUGA: Indonesia dan Malaysia Bahas Pengaturan Pengakuan Sertifikat Vaksin

Tempat yang memeriksa validitas paspor Covid seseorang memindai kode QR tersebut dan menerima centang hijau jika cocok dengan kunci pribadi, atau simbol merah jika tidak.

Pada Rabu (27/10/2021) sore, kunci pribadi yang digunakan untuk memverifikasi izin Hitler telah dicabut. Namun, seorang pengguna di salah satu forum teknologi Polandia mengklaim menjual sertifikat yang masih bekerja.

Apakah kunci pribadi yang digunakan untuk memvalidasi izin dengan nama Hitler dicuri atau bocor tetap menjadi misteri. Atau, seorang pegawai layanan kesehatan dengan akses ke kunci pribadi bisa saja membuat sertifikat palsu untuk pemimpin Nazi ini.

Kunci yang bocor atau dicuri menghadirkan masalah serius bagi sistem sertifikat Covid Uni Eropa. Sejumlah paspor dapat dihasilkan berdasarkan satu kunci pribadi, artinya mencabut salah satu kunci ini akan membatalkan paspor apa pun yang dibuat dengan kunci tersebut. Mensertifikasi ulang ratusan atau bahkan ribuan izin sekaligus dapat merusak kepercayaan publik terhadap sistem, yang sudah tidak populer di beberapa negara itu.

Hitler bukan tokoh terkenal pertama yang mendapat sertifikat Covid palsu. Awal bulan ini seorang remaja Prancis ditangkap sebelumnya ketika dia mencoba memasuki rumah sakit menggunakan data izin kesehatan Presiden Emmanuel Macron.

Data publik presiden Prancis telah bocor secara online, yang berarti siapa pun dapat menggunakan kode QR-nya sebagai milik mereka dan kode tersebut akan terbaca sebagai valid. Namun, akan menjadi jelas bagi petugas yang memeriksa kode secara langsung bahwa pengguna tersebut sebenarnya bukan presiden.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini