MAJALENGKA - Caslam, kakek yang jadi korban pemukulan sejumlah warga, lantaran diduga mengambil barang milik salah satu warga Desa Cibogor, Kecamatan Ligung, ternyata sudah menggeluti profesi sebagai pemulung selama puluhan tahun. Kebutuhan rumah tangga jadi alasan mengapa Caslam menjadi pemulung di usianya yang sudah senja itu.
Ditemui MPI, Kamis (28/10/2021), Caslam mengaku sudah biasa berkeliling desa untuk mencari barang rongsokan. Bahkan, dirinya sudah terbiasa keluar masuk Desa Cibogor, tempat dirinya mendapat kekerasan setelah mengambil barang milik warga setempat.
"Sering juga warga di sana (Desa Cibogor) ngasih (rongsokan). Ya udah sering ke desa itu mah," kata Caslam.
Mimin, adik kandung Caslam mengatakan, kakaknya sudah puluhan tahun berprofesi sebagai pemulung. Aktivitas tersebut sengaja dilakukan kakaknya lantaran kebutuhan sehari-hari yang harus dipenuhi.
"Kakak saya ini punya anak dua orang. Yang gede perempuan, ikut suaminya. Nah satu lagi laki, dia tinggal di sini," jelas Mimin.
Baca juga: Viral Kakek Pemulung Dituduh Mencuri Dipukul Warga, Begini Kronologi Kejadiannya
Anak laki-laki Caslam, jelas Mimin, tidak bisa leluasa mencari pekerjaan. Pasalnya dia harus merawat ibunya yang mengalami sakit stroke. Anak laki-laki Caslam inilah yang setiap saat merawat istri Caslam.
"Sebenarnya kalau kakak saya sanggup mah, anaknya bisa cari kerja. Masalahnya kan kakak saya enggak bisa. Istrinya ini kan harus digotong, dimandikan. Makanya, yang ngurusnya anaknya. Kakak saya yang tetap jadi pemulung," jelas dia.
"Kakak saya udah enggak 1-2 taun jadi pemulung. Udah puluhan tahun. Baru kemarin ada kejadian itu," lanjut Mimin.
Kendati sempat dipukul beberapa kali, tetapi kondisi Caslam tampak baik. Bahkan pada Senin (25/10/2021) kemarin, dia masih sempat mencari rongsokan.
"Tapi belum dijual. Selasa udah enggak keluar lagi, karena suka ada tamu yang nyari," papar dia.