Share

Indonesia dan India Bahas Pengakuan Sertifikat Vaksin di KTT G20

Dominique Hilvy Febiani, MNC Media · Sabtu 30 Oktober 2021 10:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 30 18 2494107 indonesia-dan-india-bahas-pengakuan-sertifikat-vaksin-di-ktt-g20-Vlco0mEM9Q.jpg Indonesia dan India bahas sertifikat vaksin di KTT G20/Setpres

JAKARTA - Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi turut mendampingi Presiden Jokowi bertandang ke Roma, Italia dalam rangka Konferensi KTT G20.

(Baca juga: Sebelum Hadiri KTT G20, Menlu Retno Quality Time dengan Cucu)

Dalam kesempatan itu, Menlu Retno juga menemui Menteri Luar Negeri sejumlah negara, salah satunya Menlu India, Subrahmanyam Jaishankar (30/10/2021).

“Pada level saya pada hari ini ada beberapa pertemuan bilateral yang saya lakukan yaitu dengan menteri Luar Negeri Meksiko, menteri Luar Negeri India, dan menteri Luar Negeri China,” kata Retno dalam keterangan pers di kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Kedua negara juga menjajaki pembuatan vaccinated Travel Lane Atau VTL untuk pengakuan sertifikat vaksin.

(Baca juga: Kepala BNPB Bagikan 5.000 Masker ke Desa Wisata Pamegarsari)

“untuk melindungi perjalanan secara aman dan saya mengharapkan di dalam pembicaraan tersebut agar pemesanan vaksin untuk Indonesia di India tidak mengalami keterlambatan dalam pendistribusiannya,” ujarnya.

Selain itu kedua negara juga diskusi terkait dengan perubahan iklim. “kita sepakat pentingnya semua negara melakukan komitmen sesuai dengan kewajibannya dan khusus untuk negara maju kita sangat mengharapkan agar negara maju dapat memenuhi komitmen dukungan pendanaan dan teknologi,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Menlu Retno dan Menlu India melakukan diskusi terkait keketuaan Indonesia pada Presidensi G20 mendatang. Ia mengatakan Menlu India menyampaikan dukungan terhadap keketuaan Indonesia di Presidensi G20 pada 2022 mendatang.

“Sementara itu dengan menteri Luar Negeri India, kita membahas mengenai Presidensi Indonesia dan India memberikan dukungan penuh terhadap Presidensi Indonesia tahun depan,” katanya.

Diketahui, India akan melanjutkan estafet pemegang keketuaan Presidensi G20 setelah Indonesia. India juga sepakat untuk memberi perhatian khusus terhadap kepentingan negara berkembang di forum Presidensi G20 nanti.

“Setelah Indonesia maka presidensi G 20 akan dipegang oleh India, India juga sepakat memberikan perhatian terhadap kepentingan negara berkembang di dalam forum Presidensi G 20,” katanya.

Selain itu kedua negara juga melakukan diskusi terkait situasi Covid-19 di masing-masing negara. Retno juga menyampaikan situasi Covid-19 di Indonesia mengalamu kemajuan yang signifikan.

“Kita juga melakukan perbandingan situasi covid Di masing masing negara yang sudah mengalami kemajuan signifikan dan saya menjelaskan bahwa di Indonesia kemajuan nya sangat baik dan Positivity rate Sudah selalu di bawah 1% dan beberapa hari ini sudah mencapai 0,4%,” ujarnya.

Menlu Retno mengatakan India merupakan salah satu dari 19 negara yang wisatawannya sudah diperkenankan untuk melakukan wisata ke Bali.

“Kita juga menyampaikan bahwa India adalah salah satu dari 19 negara yang sudah dapat berkunjung wisatawan nya ke Bali,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini