JAKARTA - Dalam telekonferensi pers di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Jumat (29/20), Presiden Jokowi mengatakan: “Posisi Indonesia untuk isu perubahan iklim adalah sangat konsisten dan kita bekerja keras untuk memenuhi apa yang sudah kita komitmenkan. Kita tidak ingin ikut dalam retorika yang pada akhirnya tidak dapat kita jalankan."
Menurutnya, peran Indonesia dalam isu perubahan iklim sangat penting dan strategis karena merupakan salah satu negara yang memiliki hutan tropis dan hutan mangrove terbesar di Indonesia. Karena itu katanya ia menegaskan, bahwa sudah menjadi komitmen Indonesia untuk menjadi bagian dari sebuah solusi terkait isu perubahan iklim ini.
“Isu perubahan iklim harus terus diletakkan dalam kerangka pencapaian target SDGs sehingga hasilnya akan dapat berkelanjutan,” tuturnya SGDs atau Sustainable Development adalah kesepakatan pembangunan baru yang mendorong perubahan-perubahan yang bergeser ke arah pembangunan berkelanjutan yang berdasarkan HAM dan kesetaraan untuk mendorong pembangunan sosial, ekonomi dan lingkungan hidup.
Presiden juga berencana untuk mengunjungi pavilion Indonesia, di mana pihaknya akan menunjukkan capaian peluang-peluang kerja sama dalam penanganan perubahan iklim. Di dalam pertemuan COP26 ini juga, Jokowi juga akan melakukan sejumlah pertemuan bilateral dan juga pertemuan bisnis dengan para pemimpin dunia bisnis Inggris yang berencana untuk berinvestasi ke Indonesia.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.