Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Analisa BMKG Terkait Gempa M6,2 di Kepulauan Nias dan Mentawai

Binti Mufarida , Jurnalis-Selasa, 02 November 2021 |08:16 WIB
Analisa BMKG Terkait Gempa M6,2 di Kepulauan Nias dan Mentawai
Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan kejadian dan Parameter Gempabumi: Hari Selasa, 02 November 2021 pukul 00.04.15 WIB wilayah Kepulauan Nias dan Mentawai diguncang gempa tektonik.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo Mw=5,9. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 0,16° LU; 96,55° BT , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 139 km arah Barat Daya Kota Lahomi, Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara pada kedalaman 18 km.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno mengatakan dari jenis dan mekanisme gempabuminya lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat deformasi pada Lempeng Indo-Australia ( outer rise ).

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan turun ( normal fault ),” ungkapnya dalam keterangan resminya, Selasa (2/11/2021).

Guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Nias Barat, Kep. Mentawai, Nias Utara, dan Nias Selatan III-IV MMI ( Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah ), Aceh Singkil III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ), Gunung Sitoli II-III MMI, Pak Pak Barat I-II MMI ( Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang ).

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,” tegasnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement