Langkah itu akan menyejajarkan Inggris dengan Amerika Serikat, Israel, dan Uni Eropa yang mengecap Hamas --yang berbasis di Gaza-- sebagai organisasi teroris.
Hingga kini, Inggris hanya melarang sayap kanan militer Hamas, Brigade Izz al-Din al-Qassam.
Baca juga: Gencatan Senjata Terancam, Israel Kembali Serang Hamas di Jalur Gaza
Perdana Menteri Israel Naftali Bennett menyambut kabar keputusan tersebut. "Gampangnya, Hamas adalah organisasi teroris,” cuitnya.
(Susi Susanti)