Dokter Gigi Ini Gugat Mantan Pacar, Minta Uangnya Dikembalikan Rp90 Miliar

Susi Susanti, Okezone · Sabtu 27 November 2021 12:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 27 18 2508267 dokter-gigi-ini-gugat-mantan-pacar-minta-uangnya-dikembalikan-rp90-miliar-wlyFOhBRSb.jpg Ilustrasi sepasang kekasih (Foto: Markmanson)

SINGAPURA - Seorang dokter gigi di Beijing, China, menggugat mantan kekasihnya yang tinggal di Singapura untuk mengembalikan uangnya  sebesar 40 juta yuan (Rp90 miliar). Uang ini diketahui telah ditransfer sang dokter kepada pacarnya ketika mereka berpacaran selama tiga tahun.

Warga negara China Lyu Jun, 57, mengatakan dia telah mentransfer uang kepada pengusaha Wei Ho-Hung, 40, sehingga mereka dapat membangun kehidupan bersama di Singapura.

Uang itu digunakan untuk membeli apartemen di D'Leedon, kompleks kondominium di Leedon Heights, dan Mercedes-Benz GLC250. Namun dia menegaskan uang ini tidak dimaksudkan sebagai hadiah.

Lyu menggugat Wei pada Juni 2019 untuk mendapatkan kembali uangnya, dengan mengatakan bahwa aset yang dibeli dengan uang itu dipercayakan untuknya.Sel in apartemen dan mobil, uangnya juga digunakan untuk membeli sebuah toko di Marne Road, Little India.

Baca juga: Ini Penyebab Kunjungan ke Dokter Gigi Menurun Selama Pandemi Covid-19

Lyu juga diketahui telah mentransfer uang ke Wei untuk melunasi hipotek yang dia ambil atas sebuah properti di Bartley Ridge.

Lyu dilaporkan telah mentransfer uang kepadanya untuk prosedur surrogacy di Amerika Serikat (AS), opsi untuk membeli apartemen di Cairnhill, dan investasi di dua klinik gigi. Namun semua itu tidak pernah dilakukan.

 Lyu juga membantu Wei membayar aplikasi untuk mengajukan kewarganegaraan Grenadian untuk dirinya dan keempat anaknya dari hubungan sebelumnya.

Sedangkan bagi Wei, yang berasal dari China, semua yang diberikan oleh sang kekasih  dimaksudkan sebagai hadiah cinta untuknya.

Baca juga: Ternyata Dokter Gigi Bisa Deteksi Kehamilan Seseorang Loh

"Pada akhirnya, pertanyaan tentang siapa yang mengatakan yang sebenarnya dapat diuji terhadap pesan-pesan kontemporer,” terang hakim Pengadilan Tinggi Philip Jeyaretnam mengatakan dalam penilaian tertulis pada Jumat (26/11).

Hakim Jeyaretnam mempertimbangkan pesan WeChat antara pasangan itu pada awal 2017 dan menemukan bahwa Lyu tidak bermaksud jika apartemen dan mobil itu sebagai hadiah langsung.

Hakim mengatakan masa depan bersama mereka terletak di Singapura. Jadi membeli rumah dan mobil di sini menunjukkan komitmen Lyu untuk masa depan itu.

“Itu sebabnya Pak Lyu mengatakan dia "membeli rumah dan mobil", tanpa menambahkan kata-kata "untuk Anda",” ungkap hakim.

"Ada saat-saat ketika pesannya secara dramatis menyerukan demonstrasi cinta dan kasih sayang. Meskipun demikian, membaca pesannya secara total, saya menemukan bahwa dia menyadari bahwa apartemen D'Leedon bukan miliknya,” paparnya.

Hakim Jeyaretnam menyatakan bahwa Lyu memiliki 100 persen apartemen dan mobil, dan 80 persen toko.

Hakim juga memerintahkan Wei untuk membayar Lyu sejumlah USD354.684,22 (Rp5 miliar), untuk prosedur surrogacy AS, investasi dan opsi, dan 2,9 juta yuan (Rp6,5 miliar) untuk aplikasi kewarganegaraan.

Wei juga harus bertanggung jawab kepada Lyu untuk sewa yang diterima di properti Cairnhill.

Sementara itu, hakim menolak klaim Lyu untuk untuk pembebasan hipotek atas properti Bartley sebesar USD202.220,38 (Rp3 miliar) 

Hakim juga tidak menerima pernyataan Lyu bahwa dia telah mentransfer uang dengan alasan bahwa mereka akan menikah, dan karena mereka tidak menikah, dia berhak atas ganti rugi.

 Hakim juga menolak klaim jam tangan Rolex yang menurut Lyu miliknya karena tidak ada bukti yang mendukung klaim yang menyatakan Wei mengambil jam tangan tersebut.

Lyu dan Wei diketahui pertama kali bertemu di sebuah konferensi medis pada tahun 2016. Wei diketahui mendirikan perusahaan teknologi medis di Singapura pada 2014.

Wei mengatakan Lyu telah berjanji untuk menceraikan istrinya dan menikahinya.Dia memiliki lima anak - tiga dari mantan suaminya, satu dari mantan pacarnya, dan satu dari Lyu melalui ibu pengganti di Kamboja.

Namun sayangnya, hubungan mereka memburuk sekitar September 2018, dan berakhir pada Mei 2019. Kala itu, Lyu ditangkap setelah Wei membuat pengaduan ke polisi. Pengaduan itu tidak menghasilkan tuntutan apapun.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini