Seorang Pria Selamat Tempuh Perjalanan Guatemala - AS Bersembunyi di Roda Pesawat

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 29 November 2021 14:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 29 18 2509037 seorang-pria-selamat-tempuh-perjalanan-guatemala-as-bersembunyi-di-roda-pesawat-D9JlePP9x1.jpg Foto: Tangkapan layar/ Instagram/@OnlyinDade.

MIAMI - Seorang pria berusia 26 tahun selamat dari penerbangan dari Guatemala ke Miami, Amerika Serikat (AS) pada Sabtu (27/11/2021) setelah bersembunyi di kompartemen roda pendaratan pesawat, kata para pejabat.

American Airlines Penerbangan 1182 dari Guatemala City mendarat di Bandara Internasional Miami tepat setelah pukul 10 pagi pada Sabtu, menurut Juru Bicara Maskapai Alfredo Garduno. Begitu mendarat, pesawat itu ditemui oleh penegak hukum karena “masalah keamanan”, kata Garduno dalam sebuah pernyataan.

BACA JUGA: Jasad Manusia Ditemukan di Roda Pesawat, Diduga Warga Afghanistan yang Hendak Kabur

Dia mengatakan bahwa maskapai akan bekerja sama dengan lembaga penegak hukum, namun menolak berkomentar lebih lanjut.

Perlindungan Perbatasan dan Bea Cukai AS mengatakan agennya telah menahan seorang pria "yang berusaha menghindari deteksi di kompartemen roda pendarat sebuah pesawat" yang tiba di Miami dari Guatemala pada Sabtu pagi.

Pria, yang namanya tidak disebutkan itu, dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan medis, kata badan tersebut.

"Orang-orang mengambil risiko ekstrem ketika mereka mencoba menyembunyikan diri di ruang terbatas seperti pesawat terbang," kata badan tersebut dalam sebuah pernyataan sebagaimana dilansir New York Times. "Insiden ini masih dalam penyelidikan."

Departemen Kepolisian Miami-Dade, yang memiliki kantor di bandara, tidak segera menanggapi permintaan komentar pada Minggu (28/11/2021).

BACA JUGA: Bersembunyi di Roda Pesawat, Bocah Ini Nekat Terbang ke Belanda

Sebuah video berdurasi 25 detik yang diposting di Instagram pada Sabtu menunjukkan seorang pria berdiri di landasan beberapa meter dari roda pesawat. Dua pria lain dengan rompi kuning, salah satunya bertuliskan "Amerika" di punggungnya, ada di sebelahnya.

Pria pertama, mengenakan jaket terbuka, jeans dan sepatu bot hitam, tampak pusing dan duduk di tanah.

Video kemudian bergerak ke arah pesawat dan menunjukkan kompartemen kecil di dalam pesawat tempat roda dan roda pendarat diselipkan selama penerbangan.

Dan Vazquez, yang membagikan video itu di akun Instagram Only in Dade, mengatakan video itu dikirimkan oleh seorang pekerja di bandara yang tidak ingin disebutkan namanya. Video lain di akun itu menunjukkan pria itu duduk di landasan dan menerima air dari pekerja bandara.

Penerbangan non-stop dari Guatemala City ke Miami memakan waktu sekira 2,5 jam hingga dua jam 45 menit, menurut situs web American Airlines. Situs pelacak penerbangan FlightAware.com mengatakan bahwa American Airlines menggunakan Boeing 737-800 untuk penerbangannya dari Guatemala City ke Miami.

Dalam sebuah pernyataan, Administrasi Penerbangan Federal mengatakan bahwa pada 1 Februari, 129 orang telah berusaha untuk menyelundup "di lubang roda atau area lain dari pesawat komersial" di seluruh dunia sejak 1947. Dari mereka, 100 "meninggal karena cedera atau paparan. selama penerbangan", kata badan itu.

Pada 2014, seorang anak laki-laki berusia 15 tahun selamat dari penerbangan 5½ jam dari San Jose, California, ke Maui, Hawaii, setelah ia tampaknya menghabiskan sebagian besar penerbangan dalam keadaan tidak sadarkan diri di kompartemen penyimpanan roda rendah oksigen yang membeku.

Sementara pada 2019, mayat seorang pria yang diyakini telah jatuh dari kompartemen roda pendaratan penerbangan Kenya Airways ke Bandara Heathrow dari Nairobi, Kenya, mendarat di halaman belakang sebuah rumah di daerah Clapham di barat daya London, nyaris hilang. berjemur.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini