Share

Brasil Laporkan Kasus Covid-19 Varian Omicron, Pertama di Amerika Latin

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 01 Desember 2021 11:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 01 18 2510110 brasil-laporkan-kasus-covid-19-varian-omicron-pertama-di-amerika-latin-q4kFm3U1HX.jpg Foto: Reuters.

RIO DE JANEIRO - Regulator kesehatan Brasil Anvisa pada Selasa (30/11/2021) mengatakan bahwa dua warga Brasil telah dites positif untuk Covid-19 varian Omicron. Ini merupakan kasus pertama yang dilaporkan di Amerika Latin.

Anvisa mengatakan seorang pelancong yang tiba di Sao Paulo dari Afrika Selatan dan istrinya, dinyatakan positif terpapar varian baru tersebut, menambah kekhawatiran penyebaran Omicron secara global sebelum larangan perjalanan baru-baru ini berlaku.

BACA JUGA: Jepang Konfirmasi Kasus Pertama Covid-19 Varian Omicron

Diwartakan Reuters, pelancong itu mendarat di bandara internasional Guarulhos Sao Paulo pada 23 November dengan tes negatif untuk Covid-19. Tetapi sebelum perjalanan pulang yang direncanakan, pasangan tersebut dinyatakan positif dan sampel dikirim untuk analisis lebih lanjut yang mengidentifikasi varian Omicron.

Pelancong itu tiba di Sao Paulo sebelum Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pertama kali menandai varian Omicron secara publik dan sebelum Brasil memutuskan, pada Jumat (26/11/2021) untuk menangguhkan penerbangan dari Afrika Selatan dan lima negara Afrika selatan lainnya.

Tes kedua pada sampel mengonfirmasi varian tersebut.

BACA JUGA: Covid-19 Varian Omicron Telah Menyebar ke 13 Negara, Termasuk Australia dan Belanda

Dua warga Brasil yang dites positif untuk varian tersebut adalah misionaris, Sekretaris Kesehatan Sao Paulo Jean Gorinchteyn mengatakan kepada CNN Brasil, menambahkan bahwa tidak ada dokumentasi yang menunjukkan bahwa mereka telah divaksinasi.

Menyusul konfirmasi Omicron, pemerintah Negara bagian Sao Paulo mengatakan akan meninjau rencana pelonggaran aturan seputar penggunaan masker.

Omicron pertama kali diidentifikasi secara resmi di Afrika Selatan minggu lalu, tetapi data sekarang menunjukkan bahwa varian itu telah beredar sebelum identifikasi tersebut. Varian Omicron telah terdeteksi di lebih dari selusin negara.

Para ilmuwan di seluruh dunia bergegas untuk menentukan apakah varian baru, yang memiliki mutasi signifikan dibandingkan dengan strain sebelumnya, lebih menular, mematikan, atau mampu menghindari vaksin. Pekerjaan itu diperkirakan memakan waktu berminggu-minggu.

Sementara itu, negara-negara di seluruh dunia telah memberlakukan pembatasan perjalanan, terutama pada penerbangan yang datang dari Afrika selatan meskipun ada peringatan dari WHO bahwa larangan bepergian tidak akan menghentikan penyebaran varian baru.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini