Share

Kakek di Talaud Setubuhi Cucunya hingga 10 Kali, Ini Tampang Pelaku

Subhan Sabu, Okezone · Rabu 01 Desember 2021 14:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 01 340 2510219 kakek-di-talaud-setubuhi-cucunya-hingga-10-kali-ini-tampang-pelaku-AWroFtmCKt.jpg Kakek di Talaud perkosa cucunya sendiri. (Foto: Istimewa)

TALAUD – YM Alias Yusme (53) tega memerkosa cucu sendiri yang masih berusia 16 tahun. Peristiwa itu terjadi di Desa Lalue Utara, Kecamatan Essang Kabupaten Kepulauan Talaud, dan terungkap Selasa 30 November 2021.

Kanit 1 Satuan Reskrim Polres Talaud Bripka Ferry Polaku mengatakan, sekitar pukul 14.00 WITA pihaknya mendapat laporan dari Lis Maniu tentang dugaan perkara tindak pidana persetubuhan anak di bawah umur yang dilakukan oleh YM sejak Agustus 2021 sampai November 2021.

"Selanjutnya atas laporan tersebut, Piket SPKT bersama personel Sat Reskrim yang dipimpin Kanit IV Sat Reskrim Polres Talaud, IPDA Yulham Azhar langsung menuju Desa Lalue, Kecamatan Essang lalu membawa korban serta mengamankan pelaku ke Mapolres Kepulauan Talaud," kata Bripka Ferry Polaku, Rabu (1/12/2021).

Kronologi kejadian pada Selasa (30/11/2021) sekitar pukul 06.00 WITA, korban diajak oleh pelaku yang berprofesi sebagai petani ke kebun Tuida bersama adik kandung korban Y (15) dan saudara sepupu korban DM (12).

Sesampainya di pondokan kebun milik pelaku, adik kandung korban dan saudara sepupunya disuruh mengambil air di sungai. Setelah keduanya pergi, pelaku kemudian langsung mengajak korban ke gudang barang di pondokan tersebut.

Baca juga: Divonis 200 Bulan Penjara, 4 Fakta Kakek Perkosa Cucu di Aceh Bikin Tercengang

"Setelah korban masuk ke dalam gudang, pelaku mengunci pintu gudang dan berkata kepada korban “parihate, i tarua udete” (cepatlah, nanti mereka sudah datang). Kemudian seperti sebelumnya, pelaku langsung menyuruh korban membuka celananya, demikian pula halnya pelaku. Setelah keduanya sudah sama-sama setengah bugil, pelaku pun menyetubuhi korban," tutur Bripka Ferry Polaku.

Menurut pengakuan korban, tindakan persetubuhan tersebut telah dilakukan oleh pelaku lebih dari sepuluh kali, sejak Agustus 2021 sampai dengan November 2021.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Saat ini Penyidik Unit I Sat Reskrim sedang melakukan pemeriksaan terhadap korban, para saksi dan terlapor guna proses penyidikan lebih lanjut.

"Adapun pasal yang dipersangkakan terhadap pelaku yakni Pasal 81 ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini