Menurut Yani, ketika jatuh tersungkur, tak lama kemudian teman temannya menolongnya, lalu dibawa ke ruang UKS untuk pertolongan pertama. Setelah itu pihak sekolah langsung membawa Bunga ke Klinik samping Kantor PGRI Karawang dan terus di bawa ke Rumah Sakit Joko.
"Setelah sempat menjalani perawatan dokter menyatakan meninggal dunia. Kami sudah berupaya melakukan yang terbaik tapi Tuhan memanggilnya," katanya.
Baca Juga: Sempat Viral, Pria yang Tempelkan Alat Kelamin ke Kitab Suci Ditangkap
Kemudian, pihak sekolah langsung menghubungi pihak keluarga dan menjelaskan permasalahan yang terjadi. Setelah mendapat penjelasan pihak sekolah dan dokter akhirnya pihak keluarga mengerti musibah yang terjadi.
"Kami dari pihak sekolah tentunya bertanggungjawab karena kejadian yang tidak diinginkan terjadi disekolah. Tapi pihak keluarga sudah mengerti setelah kita beritahu kronologi kejadiannya," katanya.
(Arief Setyadi )