Wanita Ini Penganut Agama UFO, Tolak Pakai Baju Tutupi Payudara

Susi Susanti, Okezone · Jum'at 03 Desember 2021 09:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 03 18 2511227 wanita-ini-penganut-agama-ufo-tolak-pakai-baju-tutupi-payudara-VkA32csn56.jpg Wanita penganut agama UFO tolak pakai baju untuk menutupi payudaranya (Foto: Newsflash)

KOLOMBIA - Seorang pemuja agama UFO di pantai menolak mengenakan kembali bikini karena dia percaya jika menutupi payudaranya di depan umum adalah seksis.

Ruby Macea Pacheco, 52, didenda karena bertelanjang dada di pantai di lingkungan Marbella di kota pesisir Kolombia, Cartagena, pada Agustus lalu.

Polisi mengatakan dia memperlihatkan payudaranya dan menolak untuk menutupi ketika diminta. Akibatnya dia didenda 400.000 peso Kolombia (Rp1,5 juta) karena melakukan tindakan seksual atau eksibisionisme di ruang publik.

Ruby mengatakan kepada media lokal bahwa dia adalah anggota agama UFO Raelism, juga dikenal sebagai Raelianisme, yang didirikan di Prancis pada 1970-an oleh Claude Vorilhon, yang dikenal sebagai Rael.

“Dalam Raelian Movement, ada kegiatan seperti ini, seperti GoTopless, yaitu telanjang dari pinggang ke atas,” ujarnya.

Baca juga: Pentagon Akan Selidiki Penampakan UFO di Wilayah Udara AS

“Laki-laki diperbolehkan bertelanjang dada, jadi perempuan memiliki hak yang sama seperti yang tertulis dalam Konstitusi Kolombia bahwa kita semua dilahirkan dengan hak yang sama,” lanjutnya.

Tidak jelas apakah dia berniat untuk melawan dendanya karena bertelanjang dada di pantai dengan alasan keyakinan agamanya.

 Baca juga: Heboh Cahaya Misterius Dikira UFO, Ternyata Ini Fakta Sebenarnya

Para penyembah UFO ini percaya bahwa manusia tidak sendirian di alam semesta dan kita diciptakan oleh peradaban asing yang lebih maju daripada peradaban kita sendiri yang disebut Elohim.

Dalam bahasa Ibrani, Eloha (bentuk tunggal Elohim) berarti "mereka yang datang dari surga" dan para praktisi percaya bahwa kata itu salah diterjemahkan sebagai Tuhan ketika itu benar-benar mengacu pada peradaban asing.

Raelians percaya semua kehidupan di Bumi diciptakan oleh alien melalui rekayasa genetika dan - melalui kloning manusia dan transfer pikiran - keabadian dapat dicapai.

Rael mengatakan filosofi fundamental agama adalah kesetaraan gender. “Selama laki-laki bisa bertelanjang dada di depan umum, perempuan harus memiliki hak konstitusional yang sama. Kalau tidak, pria harus memakai sesuatu untuk menyembunyikan payudara mereka,” terangnya.

"Kami adalah organisasi berbasis di AS yang didirikan pada 2007 oleh pemimpin spiritual Rael dan kami menegaskan bahwa perempuan memiliki hak konstitusional yang sama dengan laki-laki untuk bertelanjang dada di depan umum,” tulis agama UFO di situs webnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini