Share

Putus Cinta, Mahasiswi Tewas Diduga Minum Racun di Samping Makam Ayahnya

Sholahudin, iNews · Sabtu 04 Desember 2021 11:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 04 340 2511785 putus-cinta-mahasiswi-tewas-diduga-minum-racun-di-samping-makam-ayahnya-uZzYG3huDZ.jpg Polisi mendatangi rumah korban mahasiswi yang ditemukan tewas di dekat makam ayahnya (Foto: Sholahudin)

MOJOKERTO - Seorang mahasiswi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Malang, ditemukan tewas di makam desa setempat pada Kamis 2 Desember 2021 sore. Di dekat korban ditemukan minuman yang diduga mengandung racun.

Warga Desa Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto itu diduga korban depresi karena ditinggal mati orangtuanya dan putus cinta dari pacarnya.

Dalam rekaman video amatir warga ini menunjukkan korban tewas di areal pemakaman Desa Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Korban ditemukan tewas berada di dekat makam ayahnya.

Baca Juga: Pedagang Buah Ditemukan Meninggal Dunia di Atas Pohon saat Bersihkan Ranting

Di dekat korban ditemukan handphone dan minuman botol dibungkus kresek hitam. Korban adalah Novia Widyasari Rahayu (23).

Sejumlah warga dan petugas Polsek Sooko yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan membawa jenazah korban untuk dibawa pulang.

Penjaga makam, Sugito mengatakan, sebelum korban tewas mencoba melakukan bunuh diri dua kali, namun gagal. Sebelum tewas korban berada di dekat makam ayahnya sambil menangis. Diduga korban melakukan bunuh diri karena depresi putus cinta.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

"Sebelumnya sudah bunuh diri dua kali mau cari kesempatan bunuh diri lagi ada orang ndak jadi. Akhirnya tadi jam 3 minum dan baunya minta ampun di botol pakai sedotan jam 4 kondisi sepi saya biasa sama lainnya bersih bersih saya ke ini dia sudah tergeletak," kata Sugito.

Sementara itu tim identifikasi Polres Mojokerto yang datang ke rumah korban langsung melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi mata. Dari hasil keterangan keluarga, korban nekat minum diduga racun karena depresi setelah seratus hari ditinggal mati ayahnya.

"Ada laporan dari warga setelah itu kami datang indikasi dia depresi ditinggal mati orangtua laki karena 100 harinya. Ditemukan ada minuman di botol diduga racun itu masih kami selidiki, dari tim identifikasi dikemas dengan botol air mineral dicampur air," ujar Kapolsek Sooko AKP Shohib.

Korban diketahui memang sering datang ke makam orangtuanya. Usai diidentifikasi, korban langsung diserahkan ke keluarganya untuk dimakamkan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini