LUMAJANG - Pasca-erupsi Gunung Semeru, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang menyiapkan sejumlah titik pengungsian. Lokasi pengungsian disiapkan sebagai langkah dasar saat kondisi darurat diberlakukan.
Menurut Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan, BPBD Kabupaten Lumajang, Wawan Hadi, titik pengungsian di SD Supit Urang disiapkan bagi warga yang berada di Sumbersari, Supit Urang di Kecamatan Pronojiwo.
"Kemudian, warga di Curah Kobokan diungsikan di Kamar Kajang. Sebagian kita ungsikan di Desa Sumbermujur," kata Wawan saat dikonfirmasi MNC Portal, pada Sabtu petang (4/11/2021).
Baca Juga: Gunung Semeru Meletus, BNPB: Belum Ada Laporan Jatuhnya Korban
Namun, Wawan belum dapat memberikan informasi detail mengenai dampak erupsi yang terjadi. Pasalnya, tim BPBD dan sejumlah instansi terkait masih bekerja di lapangan untuk mengumpulkan data dan asesmen.
"Kami belum datanya tim masih di lapangan, nanti akan kami sampaikan lebih lanjut," tuturnya.
Wawan memastikan, awan panas guguran Gunung Semeru terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Ia juga tidak merasakan adanya gempa saat erupsi terjadi. Namun, dia meyakini alur erupsi tidak jauh berbeda dengan kejadian tahun lalu.