Sorenya, Didit melihat ayahnya Hoegeng pulang dari kantor, Hoegeng pun langsung memanggil ajudannya saat melihat dua motor Lambretta yang terletak dirumahnya. Kemudian Hoegeng melihat jam tangannya dimana masih menunjukan pukul 16.00, ia memerintahkan ajudannya untuk mengembalikan dua motor tersebut. dikutip dari buku Hoegeng Polisi dan Mentri Teladan karya Suhartono:
“Ini masih jam 16.00, masih ada orang di kantornya. Tolong motor ini dikembalikan lagi ke pengirimnya.”
Didit yang mendengar perintah ayahnya, hanya diam, selain sedih dia hanya bisa bergumam dalam hati “Ya, pahit lagi”.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.