Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Erupsi Semeru, Pemerintah Kaji Pembangunan Jembatan Darurat Pengganti Gladak Perak

Fahreza Rizky , Jurnalis-Selasa, 07 Desember 2021 |08:28 WIB
Erupsi Semeru, Pemerintah Kaji Pembangunan Jembatan Darurat Pengganti Gladak Perak
Pemerintah berencana membuat jembatan darurat pengganti Gladak Perak (Foto: Humas Kemenko PMK)
A
A
A

JAKARTA - Erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada Sabtu 4 Desember 2021 kemarin telah meruntuhkan Jembatan Besuk Kobokan atau yang lebih dikenal sebagai Jembatan Gladak Perak, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Jembatan Gladak Perak menghubungkan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang. Akibat terputusnya jalur itu, daerah Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, hanya bisa diakses dari Malang.

Sementara itu, arus kendaraan dari Lumajang menuju Malang dan sebaliknya untuk sementara dialihkan untuk melewati Probolinggo.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, pemerintah telah berencana untuk membuat jembatan darurat untuk menghubungkan Lumajang-Malang.

Baca juga: Gunung Semeru Meletus, Alquran dan Sains Ternyata Telah Lama Ungkap Fungsi Gunung

Akan tetapi, setelah melihat kondisi yang parah dan tidak memungkinkan, maka menurutnya akan sangat berat untuk membangun jembatan darurat.

"Tadi mestinya rencananya akan ada upaya untuk menyambung darurat jembatan ini. Supaya maksudnya agar terhubung antara Malang dengan Lumajang terutama untuk penanganan korban," ujarnya dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (7/12/2021).

Jembatan yang rencananya dibangun adalah berupa jembatan bailey, jembatan sementara yang biasa digunakan untuk perang oleh TNI. Akan tetapi, setelah dicek, menurutnya kondisi medan yang cukup parah membuat pembangunan akan sangat berat.

Baca juga: Presiden Jokowi Tinjau Daerah Terdampak Erupsi Gunung Semeru Pagi Ini

"Tapi tadi dicek oleh Yonzipur 5 yang ada di Malang kemungkinan sangat berat untuk dibangun," terang Muhadjir.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement