Share

Dosen Unsri Bantah Lecehkan 3 Mahasiswinya

Dede Febriansyah, MNC Portal · Kamis 09 Desember 2021 02:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 09 340 2514145 dosen-unsri-bantah-lecehkan-3-mahasiswinya-GK6U1lbdHx.jpg Dosen Unsri Reza Ghasarma bantah lecehkan 3 mahasiswinya. (Foto : MNC Portal)

PALEMBANG - Terlapor dugaan pelecehan seksual dosen Universitas Sriwijaya (Unsri), Reza Ghasarma, membantah tudingan dari tiga mahasiswi terkait dugaan pelecehan seksual melalui percakapan aplikasi perpesanan.

"Semua yang dituduhkan itu fitnah. Mahasiswa saya itu banyak, jadi tidak mungkin semua chat saya simpan. Saya chat hanya sebagai antara dosen pembimbing dan mahasiswa saja," ujar Reza, Rabu (8/12/2021).

Terkait nomor ponsel yang dilaporkan ketiga mahasiswi tersebut, Reza menyebutkan bahwa nomor tersebut bukan miliknya. Ia menegaskan tidak pernah mengirim pesan yang diduga melecehkan ketiga mahasiswi itu.

"Nomor yang dilaporkan mereka itu bukan nomor saya, bukan saya yang chat ke mereka," ucap Reza didampingi sang istri, Diah.

Sementara itu istri Reza, Diah menyesalkan foto keluarga mereka beredar di media sosial. Dia mengaku kecewa karena suaminya dihujat.

"Bijaklah dalam bersosmed, jangan sembarangan, itu tidak benar. Saya tahu, karena ke mana dia saya selalu mendampinginya" tuturnya.

Baca Juga : Korban Pelecehan Dosen Unsri Bertambah 7 Orang, Termasuk Alumni

Sebelumnya, polisi menerima empat laporan terkait dugaan pelecehan yang dialami empat mahasiswi Unsri. Dari laporan tersebut terdapat dua dosen yang menjadi terlapor dalam kasus ini.

Pada kasus pertama, polisi telah menetapkan Adhitya Rol Asmi (34), sebagai tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap mahasiswi berinisial DR. Korban diduga dicabuli saat bimbingan skripsi.

Saat ini Adhitya telah ditahan polisi. Selain itu, pihak Unsri telah mencopot Adhitya dari jabatannya dan memberikan sanksi berupa penundaan naik pangkat, penundaan naik gaji, hingga penundaan sertifikasi dosen.

Saat ini polisi masih mengusut dugaan pelecehan yang dilakukan Reza. Kasus tersebut dilaporkan tiga orang mahasiswi, yakni D, C dan F.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini