LUMAJANG - Warga Dusun Umbulan, Desa Supiturang, Pronojiwo, hanya bisa pasrah melihat reruntuhan rumahnya yang telah ambruk tertimbun material erupsi Gunung Semeru. Para warga ini tak lagi mendiami rumahnya yang berada di zona kuning rawan bencana erupsi Gunung Semeru.
Permukiman yang didiami hampir puluhan tahun pun harus lenyap, dengan erupsi gunung tertinggi di Pulau Jawa. Terlihat pada Jumat (10/12/2021) beberapa warga Dusun Umbulan masih mendatangi rumahnya. Mereka ingin bernostalgia dengan rumah yang didiami begitu lama.
"Saya pengen lihat kondisi rumah saya. Hampir setiap hari sejak erupsi dan tinggal di pengungsian, saya selalu ke sini," kata Poniman, warga Dusun Umbulan RT 10 RW 4, saat ditemui MNC Portal.
Baca juga: Tega! Ditinggal Mengungsi, Barang Milik Korban Erupsi Gunung Semeru Dijarah
Sudah enam malam ia tinggal di SDN Supiturang 4, sejak rumahnya hancur tersapu erupsi Semeru. Sejak itu pula setiap pagi ia selalu kembali ke rumahnya untuk sekedar melihat atau mencari barang yang bisa dipakai. Meski sebenarnya rumahnya sudah terkubur total tinggal menyisakan gentengnya saja. Poniman masih berusaha untuk mencari harta bendanya yang bisa dimanfaatkan.
"Saya masih nggak percaya, ini sudah hari ketujuh dan rasanya itu kayak ya terjadi atau tidak pada saya. Semuanya habis," ujar pria dengan tujuh orang anak ini.
Baca juga: Update Erupsi Gunung Semeru: 39 Meninggal Dunia dan 13 Orang Hilang
Ia mengaku masih trauma dengan apa yang dialaminya pada Sabtu 4 Desember 2021. Dirinya masih ingat betul seminggu lalu abu vulkanik memporak-porandakan rumahnya dan nyari menghilangkan nyawa ia sekeluarga.Beruntung rumah yang ditinggali ia dan tujuh anaknya bersama menantunya.
Kini Poniman seperti warga - warga lain mulai menata hidup pasca erupsi Gunung Semeru. Ia sementara tinggal di pengungsian, namun dirinya tak mengetahui sampai kapan ia akan bertahan di posko pengungsian. Apalagi belum ada kepastian mengenai informasi relokasi rumahnya kapan dilakukan, meski sebenarnya titik relokasi telah disebutkan di Piket Nol.
"Rencananya mau dipindahkan ke Piket Nol, kami mau saja meski itu jauh, tapi yang penting aman. Kalau dipindahkan dekat - dekat sini tapi nggak selamat ya susah juga," tuturnya.
Dirinya berharap bisa memulai kehidupan baru setelah pertanian cabai, hewan ternak sapi, dan rumahnya terkubur dengan material erupsi Gunung Semeru. Ia ingin nanti bisa mendapatkan bantuan untuk berwirausaha berdagang agar bisa mencukupi kebutuhan sehari-harinya.
Mengingat sebenarnya Poniman ini juga merupakan penerima bantuan keluarga tak mampu yang tiap bulannya menerima uang Rp800 ribu per bulan.
"Uang itu tapi kan dipakai kebutuhan anak - anak sekolah, beli seragam, untuk biaya sekolah, beli sembako," tuturnya.
Baca juga: Hujan Guyur Kawasan Gunung Semeru, Sejumlah Warga Panik
Pria yang berprofesi sebagai petani ini mengeluhkan kurang meratanya distribusi bantuan. Mengingat sejauh ini beberapa bantuan seperti selimut, uang, belum diterimanya.
"Mau minta juga nggak enak, malu minta. Saya nggak mau minta-minta, malu saya, yang justru kena malah nggak dapat," tukasnya.
Sebelumnya diberitakan, Gunung Semeru meletus pada 4 Desember 2021 dan mengeluarkan awan panas guguran (APG) mengarah ke Besuk Kobokan, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kurang lebih pukul 15.20 WIB.
Kawasan Umbulan di Dusun Sumbersari terdampak letusan Gunung Semeru cukup parah. Tercatat ada 20 hektare lahan pertanian yang rusak dan puluhan rumah mengalami rusak berat. Selain itu, ratusan warga juga harus mengungsi akibat bencana tersebut.
Akibat letusan Gunung Semeru ini tercatat hingga Jumat pagi ada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada 43 warga meninggal dunia. Selain itu sebanyak 104 orang terluka, rinciannya 32 warga luka berat dan 82 warga luka sedang serta ringan, dimana mayoritas mengalami luka bakar.
Para warga ini dirawat di empat fasilitas kesehatan di Kabupaten Lumajang seperti RSUD dr. Haryoto, RS Bhayangkara Lumajang, RS Pasirian, Puskesmas Penanggal, Puskesmas Candipuro, dan beberapa puskesmas lainnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.