Usut punya usut, kedua bule tersebut homoseks dan tidak ingin kehadiran si wanita mengganggu hubungan mereka. Saat wanita kedua diterjunkan di pulau yang dihuni dua orang karyawan, kedua karyawan saling berpandangan, sesaat kemudian bersaing dan saling membunuh.
Sudah barang tentu karyawan yang menang merasa berhak atas wanita tersebut. Terakhir, wanita ketiga diturunkan di pulau yang dihuni oleh Moerdiono dan Harmoko.
Melihat wanita cantik, keduanya pun saling beradu pandang, lalu keduanya saling menganggukkan kepala sambil kompak berucap, “mari kita tunggu petunjuk dari Bapak Presiden”.
(Widi Agustian)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.