"Sudah ada petanya dari dulu juga, kan udah ada peringatan dini peta kawasan rawan bencana, daerah Pronojiwo itu, dari dulu itu daerah bahaya. Tetapi kan tetap ditinggali, begitu kena, semua orang marah-marah, semua daerah-daerah misalnya Besuk Kobokan, Besuk Sat, Besuk Kembar, bahaya semua, merah semua itu," ujarnya dalam Special Dialogue Okezone.
Sebagai informasi tambahan, peta kawasan rawan bencana ini tentunya telah didasarkan pada hasil riset bertahun-tahun, sejarah letusan, tipikal letusan, arah letusan dan sebagainya yang sudah dipetakan oleh PVMBG.
Surono juga mengatakan daerah bahaya dalam peta kawasan rawan bencana itu memang sudah pemberian alam. Sehingga seharusnya masyarakatlah yang perlu tahu dan memahami tentang peta kawasan rawan bencana sebelum memutuskan menetap di daerah berbahaya dan harus siap menerima resikonya.
"Daerah bahaya itu kan diberikan oleh alam, alam itu memberikan harga pasti, tidak ada tawar-menawar, you tinggal disitu, kalau suatu saat kena, ya sudah itu aja," tambahnya.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.