KONON menurut cerita rakyat dan berita Cina, Kolam Segaran yang terletak di Dusun Unggahan, Desa Trowulan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto menyimpan banyak emas.
Kolam tersebut dulunya digunakan untuk rekreasi dan menjamu tamu dari luar negeri. Pada masa pemerintahan Hayam Wuruk, Majapahit mengadakan pesta besar karena kedatangan duta dari Cina, angkatan perang negeri Tartar.
Mereka saat itu disuguhkan hidangan dengan perkakas dari emas. Para tamu pun merasa puas dan menilai Majapahir negara besar yang patut dihormati.
Baca Juga: Majapahit dan Hayam Wuruk Jadi Nama Jalan di Bandung, Wujud Terkikisnya Rasa Dendam
Usai pesta dan sebelum tamu pulang. Semua perkakas dari emas, mulai piring, sendok, hingga nampan dibuang ke Kolam Segaran.
Adapun orang yang pertama kali menemukan kolam adalah Ir. Henry Maclaine Pont pada 1926. Ia mengajak Adipati Mojokerto dan warga setempat untuk melakukan konservasi pusaka kecil-kecilan di Trowulan.
Henry menemukan situs terpendam dan banyak artefak. Sebagian besar berbalut emas, namun saat pendudukan Jepang , Henry ditangkap dan terjadi eksploitasi besar-besaran.
Hampir setiap hari di desa Kemasan ditemukan emas. Bahkan, banyaknya emas di dalam tanah menjadi latarbelakang nama desa ini.
Baca Juga: Gajah Mada Jadi Dalang Pembunuhan Raja Majapahit?