Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Konvensi Rakyat Perindo, Direktur IPO: Tanda Partai yang Egaliter, Akan Lahirkan Politikus Berkualitas

Jonathan Nalom , Jurnalis-Rabu, 15 Desember 2021 |22:30 WIB
Konvensi Rakyat Perindo, Direktur IPO: Tanda Partai yang Egaliter, Akan Lahirkan Politikus Berkualitas
Ketua Umum Partai Perindo saat meluncurkan Konvensi Rakyat (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Partai Persatuan Indonesia (Perindo) meluncurkan program Konvensi Rakyat. Berbasis digital, program tersebut akan membuka peluang bagi seluruh masyarakat sebagai bakal calon anggota legislatif (bacaleg).

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah angkat suara menanggapi lahirnya program Konvensi Rakyat tersebut. Dedi menilai langkah tersebut dapat membuka lebar masyarakat untuk masuk dalam kancah perpolitian di Indonesia.

“Konvensi rakyat Perindo cukup menarik dan tepat, karena membuka peluang lebar bagi publik untuk ikut serta berkompetisi politik secara leluasa,” ucap Dedi ketika dihubungi MNC Portal Indonesia, Rabu (15/12/2021).

Baca Juga: Pengamat: Konvensi Rakyat Partai Perindo Bisa Diikuti Partai Lain


Dedi menilai Konvensi Rakyat partai besutan Hary Tanoesoedibjo itu akan memberikan keuntungan sendiri pada tubuh partai Perindo. Perindo, kata Dedi, akan mendapat dukungan dari publik sebagai partai yang memandang derajat masyarakat sama.

“Seleksi semacam ini memberikan imbas pada reputasi Perindo sebagai partai terbuka yang egaliter,” jelasnya.

Di sisi lain, Perindo juga akan diuntungkan dengan hadirnya politisi yang berkualitas. Hal ini lantaran bakal calon legislatif akan disaring dalam proses seleksi. 

“Mengingat kehadiran mereka (politisi berkualitas) melalui (proses) seleksi,” tambahnya.

Baca Juga: Tak Hanya Bantu Berikan Bantuan, Partai Perindo Juga Bantu Proses Evakuasi Korban Semeru

Dikatakan Dedi, langkah Perindo ini menjadi cikal bakal perempuan untuk masuk dalam kancah perpolitikan Indonesia. Meskipun, orientasi politik perempuan masih kalah banyak dengan kelompok laki-laki.

“Konvensi menjadi cara baik untuk menggiring perempuan agar tertarik pada politik,” jelasnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement