Share

Aparat Geledah Lokasi yang Diduga Dijadikan Latihan Perang KKB

Puteranegara Batubara, Okezone · Rabu 15 Desember 2021 16:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 15 340 2517481 aparat-geledah-lokasi-yang-diduga-dijadikan-latihan-perang-kkb-N2nQwtRMYQ.jpg Pasukan TNI buru anggota KKB di Papua. (Okezone)

JAKARTA - Satgas Nemangkawi menggeledah suatu tempat yang diduga dijadikan lokasi latihan perang oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Penggeledahan itu hasil pengembangan dari penangkapan anggota KKB bernama Adi Rawai alias Adi (27).

"Iya benar (digunakan sebagai tempat latihan). Yang melaksanakan (penangkapan) dari Polres dan Kodim," kata Kepala Operasi Nemangkawi, Brigjen Ramdani Hidayat saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu (15/12/2021).

Rumah atau pondok yang digeledah aparat tersebut diduga kerap disebut sebagai markas komando. Lokasinya berada di puncak gunung.

Sebagaimana diketahui, aparat menangkap Adi di kawasan Kampung Tua di atas Gunung Impura, Distrik Kosiwo, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua pada 9 Desember 2021.

Dalam penggeledahan ini, aparat mengamankan sejumlah barang bukti dari pondok tersebut. Beberapa di antaranya berupa senjata tajam seperti gergaji, badik, sangkur, hingga parang hingga ditemukan juga sebuah senjata rakitan.

Baca Juga : Sempat Kontak Tembak, Aparat Tangkap Anggota KKB di Yapen Papua

Selain itu, ia menyebutkan, polisi turut mengamankan sejumlah atribut berkaitan dengan bintang kejora seperti bendera, ikat kepala, dan buku-buku referendum.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Meski begitu, aparat tak menemukan sejumlah alat komunikasi ataupun elektronik yang digunakan oleh para tersangka. Dalam hal ini, mereka diduga berkaitan dengan kelompok separatis bersenjata yang telah ditetapkan sebagai teroris di Indonesia.

Polisi, kata dia, menduga tersangka lain dalam perkara tersebut sudah mengamankan sejumlah barang bukti lain saat meninggalkan markas tersebut.

"Yang jelas sudah sampai TKP, situasi sepi atau ditinggalkan dalam keadaan kosong. Jadi kemungkinan semua yang berkaitan BB (barang bukti) lainnya tidak ada atau sudah dibawa mereka," ujar Ramdani.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini