Share

5 Pelacur Pria Terkenal di Dunia, Kencani Pendeta hingga Bunuh Perancang Busana Terkenal Versace

Susi Susanti, Okezone · Kamis 16 Desember 2021 14:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 16 18 2518036 5-pelacur-pria-terkenal-di-dunia-kencani-pendeta-hingga-bunuh-perancang-busana-terkenal-versace-Mz73NqZ2gk.jpg Pelacur pria terkenal di masanya (Foto: truthdig.com)

INGGRISProstitusi biasanya identik dengan para wanita yang menjajakan seks. Beberapa nama pelacur kelas atas seperti Madame de Pompadour atau Nell Gwynn, Aspasia atau Phryne, hingga Xaviera Hollander (The Happy Hooker) atau Brooke Magnanti begitu terkenal di masanya.

Tapi tahukah Anda jika prostitusi juga kerap dilakukan para pria. Beberapa diantara mereka juga terkenal di masanya. Mereka juga disebut-sebut menjadi inspirasi bagi penyair, seniman, memimpin pemberontakan, menjatuhkan tokoh politik yang kuat, dan pembunuh berantai yang terkenal. Berikut adalah beberapa pelacur pria yang paling terkenal:

Baca juga: 6 Agen FBI Diselidiki Diduga Minta Prostitusi saat Tugas di Luar Negeri

1. Mike Jones

Mike Jones, yang lebih suka disebut pendamping daripada pelacur, menjadi terkenal karena pria yang dikencaninya yakni Pendeta Ted Haggard. Haggard adalah salah satu pemimpin evangelis paling terkenal di Amerika Serikat (AS) dan merupakan penasihat tetap Presiden George W. Bush.

Haggard diketahui sudah menikah dan menjadi pendukung aktif untuk Defense of Marriage Act, yang melarang pernikahan sesama jenis. Hal ini membuat Jones mengungkap tentang hubungannya dengan Haggard, meskipun hal itu akan mengorbankan karirnya.

Baca juga: 9 Wanita Panggilan dengan Tarif Termahal di Dunia

“[Kemunafikan] ini sangat kuat bagi saya, dan itu sangat menyakiti saya, sehingga saya sampai pada titik di mana saya harus mengatakan sesuatu,” terangnya.

2. Jeff Gannon

Jeff Gannon yang memiliki nama asli James Dale Guckert) menjalani dua kehidupan. Yakni sebagai anggota Korps Pers Gedung Putih selama pemerintahan George W. Bush dan kehidupan keduanya sebagai pelacur profesional bernama "Bulldog" yang diiklankan di situs web seperti militaryescorts.com. Namun, dia tidak memiliki latar belakang militer.

Pria kelahiran tahun 1957 ini mampu melewati prosedur izin standar untuk izin pers Gedung Putih, yang kemudian menimbulkan kecurigaan bahwa dia telah menerima perlakuan khusus. Selama konferensi pers pada 26 Januari 2005, dia mengajukan pertanyaan terang-terangan kepada Presiden George W. Bush, “Bagaimana Anda akan bekerja dengan orang-orang [Demokrat Senat] yang tampaknya telah memisahkan diri dari kenyataan?,” tanyanya.

Pertanyaan partisan yang terang-terangan ini membuatnya menjadi perhatian publik. Wartawan mulai menggali latar belakangnya dan mengungkapkan bahwa dia adalah seorang pelacur pria. Pada 2007, Gannon menerbitkan sebuah buku, ‘The Great Media War’, tentang pengalamannya dan media secara umum.

3. Andrew Cunanan

Andrew Cunanan adalah seorang pelacur yang sangat sukses di Pantai Barat Amerika Serikat (AS).

Salah satu kliennya, Norman Blachford, membawa Cunanan keliling dunia dan memberinya mobil, rumah hingga uang saku. Cunanan diketahui sebagai seorang yang suka berbohong, membesar-besarkan latar belakangnya dan sering berpura-pura kaya secara mandiri.

Untuk beberapa alasan yang tidak diketahui, ia melakukan pembunuhan dengan kekerasan pada 1997. Korban pertamanya adalah Jeff Trail, mantan kekasihnya, lalu diikuti David Madson, seorang arsitek.

Cunanan kemudian membunuh Lee Miglin, seorang pengembang real estate terkenal dan kaya raya. Ini membuat Cunanan masuk dalam Daftar Sepuluh Orang Paling Dicari FBI. Dia kemudian membunuh penjaga kuburan William Reese, korban pertama yang tidak memiliki hubungan yang jelas sebelumnya dengan Cunanan.

Cunanan pun melarikan diri ke Miami. Di sana dia menembak dan membunuh perancang busana Gianni Versace lalu menembak dirinya sendiri. Hingga saat ini, belum ada penyelidikan yang mengungkap motif pembunuhan tersebut.

4. Denham Fouts

Denham Fouts menjalani kehidupan yang penuh warna. Dia memiliki klien dari berbagai kalangan. Seperti orang kaya, seniman, bangsawan hingga banyak penulis paling terkenal pada periode itu. Bahkan beberapa pemain terkenal di film ‘Bright Young Things’ tercatat menjadi teman-temannya. Pada 1920-an, setelah Fouts merampok kliennya jutawan Yunani dan dijatuhi hukuman penjara, penyair Welsh Evan Morgan (Viscount Tredegar ke-2) menyelamatkannya dan mendukungnya.

Namun Fouts meninggalkan Tredegar demi lelaki lain. Yakni Pangeran Paul dari Yunani, tetapi Paul mengakhiri hubungan ketika ia menjadi raja.

Fouts kemudian menjalin hubungan dengan Peter Watson, seorang industrialis dan penerbit majalah sastra Horizon. Christopher Isherwood mengatakan Fouts adalah "pelacur pria paling mahal di dunia." Fouts diketahui jatuh cinta dengan foto Truman Capote dan mengirim Capote cek kosong dan alamatnya di Paris. Tak berapa lama kemudian Fouts meninggal muda karena gagal jantung di Paris.

5. Shai Shahar

Shai Shahar, mantan tentara di Amerika Serikat (AS) dan Israel, adalah orang pertama yang dipajang di jendela-jendela terkenal di distrik lampu merah Amsterdam. Dia mengklaim kliennya banyak berasal dari sana dan tempat lain. Termasuk bangsawan, politisi, dan bintang film. Shahar juga mengaku telah berhubungan seks dengan 500 wanita berbeda dan 40 pasangan. Setelah pensiun dari prostitusi, ia menjadi penyanyi dan promotor produksi olok-olok serta advokat untuk prostitusi legal dan hak-hak pekerja seks.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini