Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pengamat : Konvensi Rakyat Dorong Perindo Jadi Partai Terbuka dan Modern

Riezky Maulana , Jurnalis-Jum'at, 17 Desember 2021 |17:21 WIB
Pengamat : Konvensi Rakyat Dorong Perindo Jadi Partai Terbuka dan Modern
Direktur Indo Strategi Research and Consulting Arif Nurul Iman. (MPI)
A
A
A

JAKARTA - Direktur IndoStrategi Research and Consulting, Arif Nurul Imam, menyambut baik peluncuran Konvensi Rakyat berbasis digital oleh Partai Perindo. Pasalnya, dengan adanya hal tersebut, secara tidak langsung mendorong Perindo menjadi partai yang modern.

"Konvensi rakyat ini akan mendorong partai menjadi partai menjadi terbuka dan modern," tutur Arif dalam Webinar Partai Perindo, Jumat (17/12/2021).

Arif menuturkan alasan mengapa hal itu bisa terjadi. Menurut dia, selama ini partai politik (parpol) di Indonesia masih menggunakan cara-cara konvensional, yang salah satu di antaranya yakni para bakal calon anggota legislatif harus melakukan pendekatan kepada elite-elite partai.

"Hari ini kita terbuka dengan kemajuan digital karena cukup menggunakan akses internet buka web kemudian mendaftar. Ini salah satu nilai plus pembangunan demokrasi di Indonesia ya," tuturnya.

Tak hanya itu, Konvensi Rakyat dinilai mampu menarik dari gaya politik sentralisasi parpol lain menjadi partai terbuka. Menurut dia, keterbukaan itu dalam diartikan ketika memberikan ruang politik kepada setiap warga negara untuk ikut dalam proses pesta demokrasi pada 2024 mendatang.

Baca Juga : Konvensi Rakyat Partai Perindo Digelar Terbuka Agar Perilaku Koruptif Bisa Dicegah Sejak Dini

"Tren partai politik di Indonesia hari ini mengalami sentralisasi politik. Semua akan bergantung pada keputusan DPP partai. Sentralisasi partai politik tentu saja menutup ruang partisipasi publik," katanya.

BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo, kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement