Share

Bertaruh Daratkan Pesawat Tanpa Melihat, Pilot Tewaskan 70 Orang

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 22 Desember 2021 12:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 22 18 2520879 bertaruh-daratkan-pesawat-tanpa-melihat-pilot-tewaskan-70-orang-D6GNQspAm4.jpg Pesawat Aeroflot Penerbangan 6502. (Foto: Wikimedia)

MOSKOW – Puluhan penumpang tewas dan belasan lainnya luka-luka dalam kecelakaan pesawat setelah pilot bertaruh bisa mendaratkan pesawat tanpa melihat. Insiden ini terjadi hampir 35 tahun lalu dan selama bertahun-tahun dirahasiakan oleh dinas intelijen Uni Soviet KGB.

BACA JUGA: Kisah Pertunjukan Udara Paling Mematikan dalam Sejarah Penerbangan, 77 Orang Tewas, 543 Terluka

Kecelakaan pesawat Aeroflot Penerbangan 6502 terungkap setelah foto-foto, yang diselundupkan dari puing-puing pesawat oleh kepala pemadam kebakaran Kolonel AK Karpov, muncul kembali, memperlihatkan apa yang sebenarnya terjadi.

Foto dari kecelakaan Aeroflot Penerbangan 6502 pada Oktober 1986. (AVGeekery.com)

Pada Oktober 1986, Kapten Alexander Klyuyev lepas landas dari Yekaterinburg dan menuju ke Grozny di Rusia dengan 87 penumpang dan 7 awak di dalamnya.

BACA JUGA: Pesawat Rusia yang Terbakar di Moskow Disambar Petir Sebelum Kecelakaan

Sesaat sebelum mendarat, Kliuyev bertaruh dengan kopilotnya bahwa ia bisa mendaratkan pesawat Tu-134-A itu tanpa melihat, hanya menggunakan peralatan pesawat untuk membimbingnya ke tanah.

Takabur dengan kemampuannya, Kliuyev memerintahkan agar tirai ditarik menutupi kaca depan kokpit agar dia tidak bisa melihat saat pesawat berada di ketinggian 1.300 kaki (sekira 400 meter) dari tanah.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

Dia mengabaikan suara alarm dan tidak mematuhi saran dari kontrol lalu lintas udara, langsung menukik ke bawah.

Pesawat itu menghantam landasan dengan keras, membuatnya terbalik sebelum terbakar.

The Sun melaporkan, sebanyak 63 orang meninggal di tempat kejadian, dan tujuh lainnya meninggal di rumah sakit.

Satu tahun kemudian, pada Juni 1987, Klyuyev dipenjara selama 15 tahun karena melanggar setiap aturan yang diperintahkan untuk dipatuhi. Tapi, dia dibebaskan setelah hanya enam tahun menjalani hukumannya, demikian dilapor surat kabar Soviet Russia.

Kopilotnya dengan panik mencoba menyelamatkan beberapa penumpang yang terluka, sebelum dia sendiri meninggal karena gagal jantung dalam perjalanan ke rumah sakit.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini