Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

9 Kiai Sepuh Ditetapkan Jadi Tim AHWA untuk Pilih Rais Aam PBNU

Widya Michella , Jurnalis-Kamis, 23 Desember 2021 |21:26 WIB
9 Kiai Sepuh Ditetapkan Jadi Tim AHWA untuk Pilih Rais Aam PBNU
Sidang pleno Muktamar Ke-34 NU tetapkan 9 kiai menjadi tim AHWA untuk memilih rais aam PBNU. (MNC Portal/Widya Michella)
A
A
A

BANDAR LAMPUNG - Sidang pleno Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Kampus Unila Bandar Lampung, Kamis (23/12/2021), memutuskan Tim Ahlil Halli Wal Aqdi (AHWA). Tim tersebut berisi 9 kiai sepuh yang nantinya bertugas memilih rais aam PBNU periode 2021-2026.

"Kita baca sama-sama ini adalah hasil rekapitulasi dari 6 meja dan masing-masing disaksikan oleh perwakilan dari panjenengan semua," kata Ketua SC Panitia Muktamar ke-34 NU, M Nuh.

Sembilan nama tersebut yaitu KH Dimyati Rais berhasil mendapatkan suara tertinggi, yakni sebanyak (503) dukungan dari PCNU dan PWNU. Disusul KH Mustofa Bisri sebanyak (494), KH Ma'ruf Amin (458), KH Anwar Mansur (408), KH TG Turmudzi (403), KH Miftakhul Achyar (395), KH Nurul Huda (385), KH.Buya Ali Akbar Marbun (309), dan KH Zainal Abidin (272).

"Jadi ini hasil rekapitulasi terakhir oleh PWNU kita berharap da kami semuanya itu insya Allah mudah-mudahan beliau beliau berkenan untuk menjadi ahwa. Sehingga kita ketok 9 nama," ujar dia.

Merujuk tata tertib Muktamar, pemilihan rais aam PBNU disepakati menggunakan sistem AHWA. Dengan model ini, rais aam akan dipilih oleh 9 orang yang mendapat mandat PCNU dan PWNU menjadi AHWA. Model AHWA menitikberatkan pada pendekatan musyawarah mufakat.

Sedangkan penentuan ketua umum tandfidziyah PBNU dilakukan dengan cara pemilihan. Para calon akan memperebutkan dukungan dari pemilik suara, yakni PCNU, PCINU, PWNU, PBNU dan badan otonom.

M Nuh mengatakan, pemilihan AHWA dilakukan dengan membagi dalam enam kelompok. Tiap kelompok terdiri dari 100 orang.

Baca Juga : Pemilihan Ketua Umum PBNU Digelar di Unila

"Jadi satu kotak besar kita bagi 100 sehingga 3,5 jam itu kita arahkan jam 5 sudah rampung menghitungnya. Nanti jam 7 malam pada saat pleno kita paparkan hasilnya," katanya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement