Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ini Profil 9 Anggota Ahwa Muktamar Ke-34 NU

Widya Michella , Jurnalis-Jum'at, 24 Desember 2021 |03:05 WIB
Ini Profil 9 Anggota Ahwa Muktamar Ke-34 NU
Sidang pleno Muktamar Ke-34 NU tetapkan 9 kiai menjadi tim AHWA untuk memilih rais aam PBNU. (MNC Portal/Widya Michella)
A
A
A

BANDARLAMPUNG - Sembilan anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) telah terpilih dalam sidang pleno Muktamar ke-34 NU di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Lampung, Kamis (23/12/2021). Anggota Ahwa terpilih berasal dari usulan seluruh muktamirin (peserta muktamar), baik dari PWNU, PCNU, dan PCINU ketika melakukan registrasi peserta.

Berdasarkan penghitungan akhir, anggota Ahwa terpilih ialah: (1) KH Dimyati Rois dengan perolehan suara 503, (2) KH Ahmad Mustofa Bisri dengan perolehan 494 suara, (3) KH Ma’ruf Amin dengan perolehan 458, (4) KH Anwar Manshur dengan perolehan suara 408, (5) TGH Turmudzi Badaruddin dengan perolehan suara 403, (6) KH Miftachul Akhyar dengan perolehan suara 395, (7) KH Nurul Huda Jazuli dengan perolehan suara 385, (8) KH Ali Akbar Marbun dengan perolehan suara 309, dan (9) KH Zainal Abidin dengan perolehan suara 272.

Berdasarkan rilis resmi PBNU, berikut profil singkat sembilan anggota Ahwa terpilih pada Muktamar ke-34 NU di Lampung:

1. KH Dimyati Rois

KH Dimyati Rois atau yang lebih dikenal dengan panggilan Abah Dim lahir pada 5 juni 1945 di Tegal Glagah Bulakamba, Brebes, Jawa Tengah. Beliau merupakan putra kelima dari sepuluh bersaudara yaitu dari pasangan KH Rois dan Nyai Djusminah.

Setelah selesai pendidikan formal, kemudian pada sekitar tahun 1956 beliau melanjutkan pendidikannya dengan belajar di Pondok Pesantren APIK, Kauman, Kaliwungu, Kendal yang diasuh oleh KH. Ahmad Ru’yat. Beliau mondok di Pondok Pesantren APIK selama kurang lebih 14-15 tahun. KH Dimyati Rois saat ini menjadi Pengasuh Pesantren APIK Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah.

Baca Juga : 9 Kiai Sepuh Ditetapkan Jadi Tim AHWA untuk Pilih Rais Aam PBNU

2. KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus)

KH Ahmad Mustofa Bisri atau yang biasa disapa Gus Mus, lahir di Rembang, Jawa Tengah, 10 Agustus 1944. Beliau lahir dari seorang ibu yang bernama Nyai Marafah Cholil dan seorang ayah yang hebat bernama KH Bisri Mustofa sang pengarang Kitab Tafsir Al Ibriz li Ma’rifah.

Selain itu, Kakeknya, KH. Zaenal Mustofa adalah seorang saudagar ternama yang dikenal sangat menyayangi ulama. Pada tahun 1955, KH Zaenal bersama keluarganya mendirikan Taman Pelajar Islam (Roudlotut Tholibin). Pondok pesantren tersebut kini diasuh oleh Gus Mus.

Alumnus dan penerima beasiswa dari Universitas Al Azhar Cairo (Mesir, 1964-1970) untuk studi islam dan bahasa arab ini, sebelumnya menempuh pendidikan di SR 6 tahun (Rembang, 1950-1956), Pesantren Lirboyo (Kediri, 1956-1958), Pesantren Krapyak (Yogyakarta, 1958-1962), Pesantren Taman Pelajar Islam (Rembang, 1962-1964).

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement