Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Terpilih Jadi Rais Aam PBNU, Miftachul Akhyar Diminta Tak Rangkap Jabatan di Organisasi Lain

Widya Michella , Jurnalis-Jum'at, 24 Desember 2021 |05:39 WIB
Terpilih Jadi Rais Aam PBNU, Miftachul Akhyar Diminta Tak Rangkap Jabatan di Organisasi Lain
KH Miftachul Akhyar kembali terpilih jadi rais aam PBNU. (Dok Sindo)
A
A
A

JAKARTA -KH Miftachul Achyar kembali terpilih menjadi Rais Aam PBNU untuk periode 2021-2026. Hal ini disampaikan oleh salah satu ahlul halli wal aqdi (AHWA), Prof Zainal Abidin, di GSG Universitas Lampung (Unila), Kamis,(23/12/2021).

Pemilihan dilakukan melalui musyawarah yang dipimpin oleh Wakil Presiden, Maa'ruf Amin. Pemilihan itu dilakukan secara tertutup.

"Maka kami semua, para sesepuh kiai sependapat, tak ada perbedaan pendapat. Alhamdulillah sepakat dengan musyawarah untuk jadi Rais Aam Al Mukaram KH Miftachul Akhyar," ucap Prof Zainal.

Ia menyampaikan suasana pemilihan Rais Aam PBNU terlihat sangat akrab sekali penuh dengan kekeluargaan, keadaban, sopan santun, akhlak para kiyai. Sehingga benar-benar menjadi teladan bagi umat islam Indonesia.

"Pemimpin rapat meminta pandangan soal yang layak jadi Rais Aam, tidak ada satu pun yang mau berpendapat. Akhirnya kita berpendapat sesuai aspirasi para muktamirin,"ucap dia.

Baca Juga : Sah, KH Miftachul Achyar Kembali Terpilih Jadi Rais Aam PBNU

Menurutnya, ada anggota AHWA yang berpendapat bahwa jika ingin menjadi Rais Aam, diharapkan untuk tidak rangkap jabatan di dalam organisasi lainnya. Hal itu pun disetujui oleh semua anggota AHWA agar Rais Aam fokus pada pengembangan dan pembinaan Nahdlatul Ulama ke depan.

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement