"NU menyiapkan ada yang jadi presiden, ada yang jadi wapres, ada yang jadi menteri, ada yang jadi DPR, MPR, gubernur, bupati/wali kota, sampai ke tingkat RT/RW," sambungnya.
Lebih lanjut, Kiai Ma'ruf menuturkan, andai bila ke depannya negara masih memerlukan NU, organisasi tersebut akan selalu siap menyiapkan putra-putri terbaiknya untuk jabatan di pemerintahan.
"Insya Allah, kalau negara ini memerlukan. Ini saya kira pengabdian. Kenapa ini terjadi? Karena memang NU memiliki prinsip menempatkan posisi hubbul wathan minal iman, cinta tanah air bagian dari iman. Karena itu bagian pengabdian kepada bangsa dan negara," pungkas Kiai Ma'ruf.
Seperti diketahui, KH Miftachul Akhyar terpilih menjadi Rais Aam PBNU dan KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) terpilih menjadi Ketua Umum PBNUperiode 2021-2026.
Dalam gelaran Muktamar ke-34 NU ini, Gus Yahya mengantongi 337 suara, unggul dari petahana KH Said Aqil Siradj yang hanya mendapatkan 210 suara.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.