Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kejar Target, Mendagri Minta Kepala Daerah Kebut Vaksinasi Covid-19

Antara , Jurnalis-Jum'at, 24 Desember 2021 |23:38 WIB
Kejar Target, Mendagri Minta Kepala Daerah Kebut Vaksinasi Covid-19
Mendagri Tito Karnavian (Foto: Ist)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong kepala daerah untuk melakukan terobosan dan inovasi yang kreatif dalam menggenjot percepatan vaksinasi Covid-19

"Perlu ada terobosan-terobosan kreatif dalam rangka mempercepat vaksinasi. Belajar dari pengalaman daerah-daerah lain yang sudah sukses, seperti DKI di atas 100 persen, Bali yang hampir mencapai 100 persen, kemudian Daerah Istimewa Yogyakarta," kata Mendagri Tito dalam keterangannya diterima di Jakarta seperti dikutip Antara, Jumat (24/12/2021).

Tak hanya itu, ia pun menepis anggapan apabila kendala rendahnya cakupan vaksin dikaitkan dengan kondisi geografis suatu wilayah yang berupa kepulauan. Sebab, ia melihat di Kepulauan Riau (Kepri) justru capaian vaksinasinya cukup tinggi.

"Bulan lalu saya ke Kepri, Batam tersendiri, Bintan tersendiri, ada pulau terluar di Laut Cina Selatan, Pulau Sekatung, kemudian Kepulauan Anambas, ombaknya besar, tapi capaian vaksinnya tinggi. Padahal pulau terjauh," kata Mendagri.

Baca Juga:  ASN Menolak Divaksin, Mendagri: Tahan Tunjangan Kinerjanya!

Mendagri mencontohkan pula daerah yang berhasil mencapai target vaksinasi karena menggunakan basis administrasi pemerintahan.

"Seperti yang dilakukan DKI dan Bali. Di Bali dimulai berbasis banjar (kampung), setiap kampung ada balai banjar, sehingga terjadi penyebaran vaksinator di setiap banjar, kampung lebih kecil daripada desa," katanya.

Kepala banjar pun kata dia aktif memanggil masyarakat, siapa yang belum divaksin maka akan diundang ke lokasi vaksinasi. "Di sana kecepatan vaksin sangat cepat sekali. Itu juga tidak ada pengumpulan massa, sehingga tidak ada penularan juga," ucapnya.

Baca Juga:  Tinjau Vaksinasi dan Pameran Alutsista di Manokwari, Pangdam: Kita Semua Harus Happy

Berikutnya, lanjut Mendagri di Jakarta menggunakan basis pemerintahan rukun warga (RW). Jadi per RW, kata dia begitu vaksin datang dibagi sekaligus dengan sarana prasarananya.

"Kecepatannya lebih tinggi lagi daripada Bali karena berbasis RW. Mobilisasinya lebih mudah karena ada tokoh-tokoh masyarakat di RW," katanya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement