Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sebelum Tabrak Sejoli di Nagrek, Kolonel P Ikuti Kegiatan di Jakarta

Subhan Sabu , Jurnalis-Sabtu, 25 Desember 2021 |17:33 WIB
 Sebelum Tabrak Sejoli di Nagrek, Kolonel P Ikuti Kegiatan di Jakarta
Kapendam XIII/Merdeka Letkol Inf Jhonson M Sitorus (foto: MNC Portal/Subhan)
A
A
A

MANADO - Kapendam XIII/Merdeka, Letkol Inf Jhonson M. Sitorus mengatakan, Kolonel Infanteri P, tersangka penabrak sejoli di Nagreg, Bandung, Jawa Barat menjabat sebagai Kasi Intel Komando Resor Militer (Korem) 133/Nani Wartabone, Provinsi Gorontalo.

Menurutnya, sebelum terjadi peristiwa maut tersebut, tersangka sedang mengikuti kegiatan di Jakarta

"Pada tanggal 3 Desember 2021 mendapat surat perintah dari Danrem 133/Nani Wartabone untuk melaksanakan, dan mengikuti kegiatan evaluasi bidang intel dan pengamanan di tubuh angkatan darat yang dilaksanakan pada 6 sampai 7 Desember 2021," kata Jhonson saat jumpa pers, Sabtu (25/12/2021).

Baca juga:  Kasus Tabrak Lari Handi-Salsabila di Nagreg, Motor hingga Pakaian Korban Diperlihatkan

Lalu, sambung Jhonson, Kolonel Infanteri P mendapat izin untuk melihat keluarganya di Jawa Tengah.

"Ketiga oknum ini berangkat dari Jakarta dan kejadian laka lalin itu pada sore hari, 8 Desember 2021," sambungnya.

Baca juga:  Kolonel P Penabrak Sejoli di Nagrek, Kini Diamankan di Pomdam Merdeka

Kejadian laka lantas tersebut melibatkan sepeda motor yang dikendarai Hendi Saputra (18) berboncengan dengan Salsabila (18) dengan mobil panther touring warna hitam nomor polisi B 300 Q yang ditumpangi oleh tiga orang anggota TNI yang salah satunya adalah Kolonel Infanteri P, dengan jabatan Kasi Intel Korem 133/Nani Wartabone.

 

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement