Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gus Yahya Ingin Kader NU di Pusat dan Daerah Bekerja Seirama

Widya Michella , Jurnalis-Kamis, 30 Desember 2021 |12:11 WIB
Gus Yahya Ingin Kader NU di Pusat dan Daerah Bekerja Seirama
Ketua Umum PBNU, Gus Yahya (foto: MNC Portal)
A
A
A

JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya ingin menjalankan satu strategi konsolidasi organisasi dalam NU. Hal ini guna mengharmoniskan kinerja NU secara koheren dari pusat hingga ke daerah.

"Pertama-tama kita ingin menjalankan satu strategi konsolidasi organisasi supaya NU sebagai organisasi bisa memiliki kinerja yang koheren. Semua elemen organisasi mulai dari pusat sampai ke daerah ini bisa bekerja dalam irama yang lebih teratur yang padu ke arah tujuan yang kita sepakati bersama,"ucap Yahya saat ditemui MNC Portal, di kantor PBNU, Jakarta,Kamis,(30/12/2021).

"Sehingga dengan demikian sasaran-sasaran capaian-capaian yang ingin diraih bisa lebih efektif dalam eksekusi strategi NU,"ujar dia.

Baca juga:  Bertemu Ketum PBNU Gus Yahya, Presiden Jokowi: Selamat Bekerja

Selanjutnya, Gus Yahya juga ingin menghadirkan NU sebagai kekuatan bangsa. Dimana NU dapat berkhidmat untuk semua dan bukan hanya untuk warga NU saja.

Bahkan NU, di era kepemimpinan nya telah memiliki berbagai agenda yang lebih luas. Bukan hanya agenda domestik tetapi juga agenda internasional yang menjadi idealisme NU sebagai pelayanan untuk kemanusiaan universal.

Baca juga:  4 Tokoh NU yang Pernah Masuk Dalam Kabinet Kerja Jokowi

"Apa yang dilakukan oleh Nahdlatul Ulama nanti hendaknya bisa dirasakan, dinikmati maslahatnya oleh semua orang, seluruh warga bangsa di Indonesia," pungkasnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement