Share

Varian Omicron Melonjak, 4.000 Lebih Penerbangan Dibatalkan di Seluruh Dunia

Antara, · Senin 03 Januari 2022 15:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 03 18 2526746 varian-omicron-melonjak-4-000-lebih-penerbangan-dibatalkan-di-seluruh-dunia-FMMijUj5s7.jpg 4.000 penerbangan dibatalkan akibat varian Omicron yang terus melonjak (Foto: Antara/Shutterstock)

LONDON - Lebih dari 4.000 penerbangan dibatalkan di seluruh dunia pada Minggu (2/1). Setengah diantaranya adalah penerbangan Amerika Serikat (AS). Pembatalan itu menambah jumlah gangguan perjalanan pada pekan liburan karena cuaca buruk dan lonjakan kasus virus corona yang disebabkan oleh varian Omicron.

Menurut laman pelacakan FlightAware.com, penerbangan yang dibatalkan pada pukul 20.00 malam GMT pada Minggu (2/12) termasuk lebih dari 2.400 penerbangan kedatangan, keberangkatan dari atau di dalam AS. Secara global, lebih dari 11.200 penerbangan ditunda.

FlightAware menunjukkan di antara maskapai dengan pembatalan terbanyak adalah SkyWest dan SouthWest, dengan masing-masing 510 dan 419 pembatalan.

 Baca juga: Varian Omicron Melonjak, 2.000 Penerbangan Dibatalkan pada Malam Natal

Liburan Natal dan Tahun Baru biasanya merupakan waktu puncak untuk perjalanan udara, tetapi penyebaran cepat varian Omicron yang sangat menular telah menyebabkan peningkatan tajam infeksi Covid-19. Hal ini memaksa maskapai penerbangan untuk membatalkan penerbangan karena pilot dan awak kabin dikarantina.

Badan-badan transportasi di seluruh AS juga menangguhkan atau mengurangi layanan karena kekurangan staf terkait virus corona.

Baca juga:  800 Penerbangan Dibatalkan Akibat Cuaca Buruk, Ribuan Penumpang Mengeluh

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Omicron telah menyebabkan rekor jumlah kasus dan mengurangi perayaan Tahun Baru di sebagian besar dunia.

Meningkatnya kasus Covid-19 di AS telah menyebabkan beberapa perusahaan mengubah rencana untuk menambah jumlah karyawan yang bekerja dari kantor mereka mulai Senin (3/1).

Menurut hitungan Reuters, otoritas AS mencatat setidaknya 346.869 virus corona baru pada Sabtu (1/1). Jumlah kematian AS akibat Covid-19 naik setidaknya 377 menjadi 828.562.

Awak kabin maskapai penerbangan AS, pilot, dan staf pendukung enggan bekerja lembur selama liburan, meskipun ada tawaran insentif keuangan yang besar. Beberapa serikat pekerja maskapai penerbangan mengatakan bBanyak yang takut tertular Covid-19 dan enggan menghadapi kemungkinan berurusan dengan penumpang yang sulit diatur.

Pada bulan-bulan sebelum liburan, maskapai mencoba meyakinkan karyawan untuk memastikan staf yang solid, setelah merumahkan atau memberhentikan ribuan karyawan selama 18 bulan terakhir karena pandemi menyebabkan industri kesulitan ekonomi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini