SURAKARTA - Prestasi di tingkat internasional kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA), tim dari UNS menyabet dua gelar sekaligus, yakni medali emas dan special award.
Mereka adalah Farah Yuki Prasetyawati, Rizal Galih Pradana, Afifah Harwanti, Pradana Ricardo, dan Stefani Widyaningrum.
Rizal Galih Pradana atau yang kerap disapa Rizal menyampaikan bahwa timnya mengusung gagasan alat pereda tingkat stress pengguna jalan di lampu merah. Alat tersebut diberi nama ABIRES.
“Produk ini juga akan mengenalkan berbagai musik tradisional sebagai bentuk pelestarian budaya. ABIRES dilengkapi dengan sistem pendingin diterapkan di jalan raya sekitar lampu merah. Kami memilih untuk mengoptimalkan cahaya matahari sebagai sumber energi,” kata Rizal, Rabu (5/1/2022).
Ide tersebut dilatarbelakangi oleh tingkat stres dan lelah pengguna jalan dapat memicu berbagai macam bahaya karena tidak fokus. Musik dan pendingin dapat digunakan untuk memberi rasa rileks pengendara,” imbuh mahasiswa Program Studi (Prodi) Psikologi Fakultas Kedokteran (FK) tersebut.