JAKARTA - Penyebab pengeroyokan terhadap satu keluarga di Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, ternyata cuma karena persolan sepele.
Kapolres Matro Jakarta Timur, Kombes Pol Budi Sartono mengatakan, pengeroyokan tersebut terjadi karena ada masalah antara salah satu pelaku dengan korban.
"Untuk pemicunya itu karena keserempet motor. Jadi dari di depan rumah itu ada serempetan motor antara pelaku dan anak (Titi) korban. Pelaku tidak terima lalu melakukan pengeroyokan," kata Budi di Mapolres Metro Jakarta Timur, Kamis (6/1/2022).
Otak dari pengeroyokan itu didalangi oleh tersangka VO (23). VO lah yang mengajak teman-temannya dan sang ayah AE (53) untuk melakukan pengeroyokan.
"Pelaku balik membawa teman-temannya dan sang ayah untuk mengeroyok keluarga Titi Suherti," ujarnya.
Sebelumnya, Titi Suherti (48) mengatakan rumahnya yang berada di Jalan Sulawesi diserang pemuda berjumlah sekitar 20 orang pada Sabtu 1 Januari 2021 sekira pukul 03.00 WIB.
Baca juga: Otak Pengeroyokan Satu Keluarga di Cipinang Ditangkap, Pelakunya Ayah dan Anak
"Tiba-tiba rumah saya didobrak, pintu ditendang sampai rusak. Langsung mereka menyerang keluarga saya," kata Pipih di Mapolsek Makasar, Jakarta Timur, Selasa 4 Januari 2021.
Baca juga: Ngeri! Satu Keluarga Diserang 20 Pemuda di Jaktim, Korban Dipukul Harta Benda Dijarah