Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gempa M5,5 Halmahera Utara, BNPB: 2 Orang Luka, Puluhan Rumah dan Tempat Ibadah Rusak

Tim Okezone , Jurnalis-Senin, 10 Januari 2022 |13:34 WIB
Gempa M5,5 Halmahera Utara, BNPB: 2 Orang Luka, Puluhan Rumah dan Tempat Ibadah Rusak
Rumah rusak akibat gempa M5,5 Halmahera Utara (Foto: BNPB)
A
A
A

JAKARTA - Dua warga Halmahera Utara, Maluku Utara terluka pascagempa berkekuatan Magnitudo (M) 5,5 yang mengguncang kawasan tersebut pada Senin, (10/1/2022) pukul 04.59 WIB. 

"Selain dua korban luka, dilaporkan pula kerugian materil sebanyak 34 unit rumah rusak ringan, 18 unit rumah rusak sedang, 5 unit rumah rusak berat, 3 unit rumah ibadah rusak ringan dan 1 unit kantor Desa Kusuri rusak ringan," ujar Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari melalui keterangan tertulis.

Baca Juga: Terjadi 50 Gempa Susulan Pasca-Dua Gempa M5,2 dan M5,5 di Halmahera Utara

Muhari menuturkan, terdapat dua kecamatan yang dilaporkan mengalami dampak gempa yakni Kecamatan Tobelo Barat dan Kecamatan Kao Barat tepatnya di Desa Kusuri, Wangongira, Soamaetek, Pitago dan Kai.

Selain mendata korban dan kerusakan, tim reaksi cepat BPBD Halmahera Utara telah berkoordinasi dengan aparat desa setempat serta membantu evakuasi korban dan membawa ke rumah sakit terdekat. Tim juga melakukan edukasi kepada masyarakat untuk selalu waspada apabila terjadi gempa susulan.

"Sementara itu, kebutuhan mendesak di lapangan saat ini adalah tenda pengungsi dan logistik," katanya.

Baca Juga:  Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera Maluku Utara

Sebelumnya, gempa berkekuatan M5,5 dirasakan kuat masyarakat Halmahera Utara selama 4-6 detik menyebabkan masyarakat sempat panik dan keluar rumah. Gempa yang berpusat di darat 5 km barat daya Halmahera Utara dengan kedalaman 10 km ini tidak berpotensi tsunami.

BNPB mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan siaga dalam menghadapi potensi bahaya gempabumi. Masyarakat dapat mengikuti perkembangan informasi kegempaan melalui BMKG dan portal InaRisk untuk mengetahui potensi risiko bencana yang ada di sekitar tempat tinggal.

(Arief Setyadi )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement