Share

Gegara Cemburu, Pria Ini Tebas Kekasih Gelap Istrinya dengan Parang

Subhan Sabu, Okezone · Selasa 11 Januari 2022 15:58 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 11 340 2530593 gegara-cemburu-pria-ini-tebas-kekasih-gelap-istrinya-dengan-parang-PVpmhjtbo2.jpg Illustrasi (foto: freepick)

TOMOHON - Seorang pria berinisial RRAP alias Rendy (33) menganiaya Christian (33) dengan parang. Penganiayaan tersebut diduga cemburu karena korban punya hubungan gelap dengan istrinya.

Peristiwa penganiayaan itu terjadi di dalam Kompleks Pasar Wilken Kelurahan Paslaten Satu Kecamatan Tomohon Timur sekira pukul 08.00 WITA, Selasa (11/1/2022). Pelaku kemudian berhasil ditangkap oleh Team URC Totosik Polres Tomohon.

Baca juga:  Pria Ini Siram Anak dan Istri Sirihnya dengan Air Keras karena Ditolak Rujuk

Kapolres Tomohon AKBP Arian Primadanu Colibrito melalui Katim URC Totosik Aipda Yanny Watung mengatakan kronologis kejadian berawal sekira pukul 07.00 Wita. Pelaku membawa sebilah parang dari kediamannya dengan menggunakan motor menuju kandang yang berada di Kelurahan Taratara Satu Kecamatan Tomohon Barat dimana tempat tersebut biasa didatangi korban.

"Sesampainya di sana pelaku mendapati korban tidak berada di tempat tersebut. Pelaku selanjutnya menuju ke rumah saudaranya di Kelurahan Kamasi Kecamatan Tomohon Tengah. Sesampainya di sana pelaku memarkirkan motor dan kemudian menumpang ojek menuju ke Kompleks Pasar Wilken Kelurahan Paslaten Satu Kecamatan Tomohon Timur," tutur Aipda Yanny Watung.

Baca juga:  Pria di Kalideres Kena Bacok Pakai Celurit, Penyebabnya Terungkap

Sekira pukul 08.00 Wita pelaku tiba dan langsung menuju ke lapak tempat korban berjualan. Dari kejauhan pelaku melihat korban sementara berjualan ayam potong. Pelaku yang pada saat itu membawa parang yang diselipkan di pinggangnya selanjutnya menuju ke salah satu toilet umum yang berdekatan dengan tempat korban berjualan.

Pelaku masuk ke dalam toilet dan mengatur parang yang diselipkannya di pinggang agar tidak jatuh. Setelah itu pelaku berjalan pelan-pelan menghampiri korban dari belakang. Ketika mendekati korban, pelaku langsung mencabut parang dan langsung menebas kearah leher bagian belakang korban.

"Korban yang terkejut langsung berbalik badan dan pelaku kembali menebas ke arah wajah korban namun langsung ditangkis dengan tangan korban. Usai melakukan perbuatannya, pelaku langsung melarikan diri sambil memegang parang yang berlumuran darah," kata Aipda Yanny

Baca juga:  Oknum TNI AL yang Aniaya Driver Ojol Ditahan di Rutan Pomal

Sekitar 200 meter dari TKP, pelaku mampir ke salah satu toilet umum dan melempar parang yang digunakannya tersebut, selanjutnya pelaku langsung menumpang salah satu ojek dan kembali menuju ke Kelurahan Kamasi Kecamatan Tomohon Tengah untuk mengambil motor yang dibawa dari rumahnya.

Pelaku kemudian kembali ke Kelurahan Taratara Satu Kecamatan Tomohon Barat ke rumah pamannya untuk mengembalikan motor yang dipinjam dari pamannya.

Team URC Totosik yang mendapat laporan dari masyarakat terkait tindak pidana penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam itu kemudian menuju ke TKP dan pulbaket.

"Dari TKP mendapat informasi bahwa korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bethesda Tomohon sedangkan pelaku telah melarikan diri. Setelah bertemu dengan korban di rumah sakit kami langsung melakukan pengembangan akan keberadaan pelaku," ujar Aipda Yanny.

Team URC Totosik kemudian menuju kerumah istri pelaku yang berada di Kelurahan Taratara Satu Kecamatan Tomohon Barat. Sesampainya disana mendapat informasi bahwa isteri pelaku dan pelaku sudah lama pisah ranjang dan tinggal di rumah masing-masing. Team kemudian menuju ke rumah pelaku yang tidak jauh dari rumah istrinya, namun pelaku tidak ada.

"Kami kemudian menuju ke rumah saudara pelaku yang bertetangga langsung dengan rumah pelaku. Setibanya disana kami dapati pelaku sementara bercerita dengan pamannya. Antisipasi pelaku melarikan diri, team langsung amankan pelaku dari lokasi tersebut," ucap Aipda Yanny.

Hasil interogasi singkat pelaku mengakui telah melakukan perbuatanya dalam keadaan sadar dengan motif pelaku cemburu terhadap korban yang memiliki hubungan gelap dengan istri pelaku dimana hubungan tersebut telah diakui istri pelaku kepadanya.

Parang yang digunakan pelaku merupakan parang yang diambil pelaku pada hari Senin tanggal 10 Januari 2022 sekira jam 23.00 Wita di rumah rekan pelaku yang berada di Kelurahan Taratara Satu Kecamatan Tomohon Barat dimana saat itu parang tersebut digunakan untuk memotong ikan saat makan dan pesta miras.

"Pada hari Senin tanggal 10 Januari 2022 sekira pukul 23.00 WITA pelaku sempat mencari-cari keberadaan korban namun tidak berhasil bertemu. Saat ini pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Mapolres Tomohon," pungkasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini