Ia mengatakan, bahwa kerusakan yang terjadi akibat terjangan angin kencang tidak parah. Warga desa langsung bekerja bakti memperbaiki atap rumah yang rusak setelah angin kencang berhenti.
Dan di Desa Kaliwungu, menurut Satrio, angin kencang menyebabkan pohon tumbang dan menghambat lalu lintas kendaraan. Tim petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus bersama warga kemudian bergotong-royong menyingkirkan batang pohon yang menutupi jalan.
Baca juga: Angin Kencang Terjang Luwu Utara, Rusak 30 Rumah dan Paksa 120 Warga Mengungsi
Sementara itu, Kepala Pelaksana Harian BPBD Kudus Budi Waluyo mengatakan bahwa angin kencang menyebabkan pepohonan tumbang di Desa Banget, Desa Kaliwungu, Desa Mijen, dan Kelurahan Panjunan.
Selain itu, menurut dia, tanah longsor terjadi di Desa Colo dan menyebabkan satu rumah tertimpa longsoran tanah.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.