Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Presiden Kazakhstan: Pasukan Keamanan Rusia Akan Mundur dalam 2 Hari

Agregasi VOA , Jurnalis-Rabu, 12 Januari 2022 |05:08 WIB
Presiden Kazakhstan: Pasukan Keamanan Rusia Akan Mundur dalam 2 Hari
Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev (Foto: Reuters)
A
A
A

“Ketika keputusan ini dibuat, kita bisa benar-benar sedang kehilangan kendali atas Almaty, yang dicabik-cabik oleh teroris. Jika kita kehilangan Almaty, kita akan kehilangan ibu kota dan seluruh negara,'' kata Tokayev kepada parlemen Kazakhstan, Selasa (11/1).

Presiden mengatakan bahwa CSTO telah menyelesaikan sebagian besar misinya di negara itu dan akan mulai menarik pasukannya dalam dua hari -- sebuah proses yang akan memakan waktu tidak lebih dari 10 hari.

Tokayev juga menunjuk perdana menteri baru, Alikhan Smailov, pada Selasa. Pemerintah Kazakhstan mengundurkan diri pekan lalu sebagai salah satu dari beberapa konsesi yang bertujuan untuk menenangkan para pengunjuk rasa, dengan disertai pembatasan harga bahan bakar selama 180 hari dan pemecatan Nursultan Nazarbayev, mantan pemimpin lama negara itu dari jabatannya yang berpengaruh sebagai ketua Dewan Keamanan Nasional.

Kehidupan di Almaty, yang paling terdampak kekerasan, mulai kembali normal pekan ini. Transportasi umum kembali beroperasi dan mal-mal dibuka kembali.Kementerian Dalam Negeri Kazakhstan melaporkan total 9.900 orang ditahan di negara itu terkait kerusuhan tersebut.

(Susi Susanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement