WHO Peringatkan Kita Tidak Siap Perlakukan Covid-19 seperti Flu

Susi Susanti, Okezone · Rabu 12 Januari 2022 07:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 12 18 2530827 who-peringatkan-kita-tidak-siap-perlakukan-covid-19-seperti-flu-eRKeCUxGSN.jpg WHO peringatkan kita tidak siap obati Covid-19 seperti flu (Foto: Reuters)

NEW YORK - Petugas darurat senior Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk Eropa telah mendesak pemerintah untuk tidak memperlakukan Covid-19 sebagai endemik, karena risiko virus "berkembang cukup cepat" dan menghadirkan "tantangan baru."

Mengeluarkan peringatan pada Selasa (11/1), Dr. Catherine Smallwood menyerukan kewaspadaan yang berkelanjutan karena dampak dari strain Omicron dari Covid-19.

Dia mengatakan Eropa yang telah mencatat 7 juta kasus baru Covid pada minggu pertama tahun 2022 saja, badan kesehatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) itu memperingatkan bahwa Omicron dapat menginfeksi lebih dari setengah orang Eropa dalam dua bulan mendatang.

Mengingat penyebaran dan ketidakpastian yang terus berlanjut tentang lintasan virus, Smallwood memperingatkan terhadap seruan baru-baru ini untuk memperlakukan pandemi sebagai endemik.

 Baca juga: WHO: Lebih dari Setengah Eropa Akan Terinfeksi Omicron dalam 6 - 8 Minggu

“Kami masih memiliki sejumlah besar ketidakpastian dan virus yang berkembang cukup cepat, memberikan tantangan baru. Kami tentu tidak pada titik di mana kami dapat menyebutnya endemik,” terangnya.

Kekhawatiran yang diangkat oleh Smallwood tentang penurunan peringkat Covid mengikuti pernyataan Perdana Menteri (PM) Spanyol Pedro Sanchez tentang mengubah cara pelacakan Covid. Mengutip bagaimana tingkat kematian virus menurun, Sanchez menyarankan agar Covid dilacak dengan cara yang mirip dengan flu.

Baca juga: WHO: Varian Omicron Akan Dorong RS ke Jurang

“Saya percaya bahwa kami memiliki kondisi untuk, dengan hati-hati, secara perlahan, membuka perdebatan di tingkat teknis dan di tingkat profesional kesehatan,” ujar Sanchez.

Kekhawatiran Smallwood digaungkan oleh Dr. Hans Kluge, Direktur regional WHO untuk Eropa, yang mengatakan pada Selasa (11/1) bahwa negara-negara menghadapi “jendela peluang yang tertutup” untuk melindungi sistem kesehatan mereka agar tidak kewalahan oleh Covid. Komentarnya dipicu karena "Omicron bergerak lebih cepat dan lebih lebar daripada varian apa pun yang telah kita lihat."

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini