Kapal PMI Ilegal Ternyata Juga Dipakai Buat Ambil Sabu dari Malaysia

Antara, · Kamis 13 Januari 2022 00:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 13 340 2531360 kapal-pmi-ilegal-ternyata-juga-dipakai-buat-angkut-sabu-dari-malaysia-6oZIrE62Zr.jpg Kapolres Tanjungpinang AKBP Fernando (Foto: Antara)

TANJUNGPINANG - Kapolres Tanjungpinang AKBP Fernando mengatakan kapal tersangka pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal berinisial A ternyata juga dipakai tersangka pengedar narkoba jaringan internasional berinisial BW berangkat menjemput sabu-sabu ke Malaysia dari Pelabuhan Gentong, Bintan, Kepri.

Sosok A diketahui resmi ditetapkan jadi tersangka oleh Polda Kepri, setelah kapal miliknya yang mengangkut puluhan PMI ilegal karam di perairan Tanjung Balau, Johor Bahru, Malaysia, 15 Desember 2021.

Kapolres AKBP Fernando menyatakan, BW menyewa kapal milik A sebesar Rp3,5 juta untuk mengambil sabu-sabu seberat 1,5 kilogram dan 90 butir pil ekstasi di negeri jiran itu, untuk selanjutnya diedarkan di wilayah Indonesia.

Baca Juga: Penyelundup PMI Ilegal ke Malaysia Raup Rp3 Juta dari Pengiriman

Setelah mendapatkan barang haram tersebut, katanya, BW lalu pulang dari Malaysia menyewa jasa kapal nelayan setempat dengan upah sabu-sabu seberat 1 ons 20 gram.

"Tersangka BW pulang dan pergi melalui jalur ilegal," kata Kapolres Fernando dalam konferensi pers di kantornya, Rabu (12/1/2022).

Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan pelaku BW berhasil diamankan tim satnarkoba di Tanjungpinang bersama dua rekan lainnya berinisial ZA dan RE, pada 4 Januari 2022. Dari ketiganya, polisi turut menyita 1 kilogram sabu 31,88 gram dan 27 butir pil ekstasi.

Tersangka BW juga merupakan residivis kasus narkoba dan pernah dipenjara selama empat tahun, kemudian dibebaskan pada 2020. Ketiga tersangka saat ini sudah ditahan di Mapolres Tanjungpinang dan melanggar Pasal 114 Ayat (2), Pasal 112 Ayat (2), Pasal 132 Ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Baca Juga: Polisi Kembali Tangkap Pengirim PMI Ilegal ke Malaysia

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini