Pada kitab Pararaton, Rani Kahuripan bergelar Bhreng Kahuripan, Rani Daha bergelar Bhreng Daha. Bhreng Kahuripan dalam piagam disebut Tribhuwana Tunggadewi Jayawisnuwardhani, sedangkan di Negarakertagama Pupuh 4, Rani Daha disebut Rajadewi Maharaja.
Suaminya ialah Raja Wengker bernama Wijayarajasa, jelas sekali bahwa Rani Kahuripan kawin dengan Sri Kertawardhana. Dari perwakinan itu lahir Prabu Hayam Wuruk, baik Rani Daha maupun Rani Kahuripan masih hidup ketika Prapanca menjadi pembesar urusan agama Buddha di Kerajaan Majapahit.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.