Share

34.196 Pelanggar Lalu Lintas Terjaring Tilang Elektronik di Jateng Awal Tahun Ini

Taufik Budi, Okezone · Minggu 16 Januari 2022 10:24 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 16 340 2532892 34-196-pelanggar-lalu-lintas-terjaring-tilang-elektronik-di-jateng-awal-tahun-ini-vB2hC8GWs0.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

SEMARANG - Sebanyak 34.196 pelanggar lalu lintas ditemukan dalam kurun waktu 3-15 Januari 2022 di wilayah Jawa Tengah. Rinciannya adalah 33.780 pelanggar pengendara motor dan 416 pelanggar pengendara mobil.

Direktorat Lalu Lintas Polda Jateng mendapatkan nilai tertinggi program tilang elektronik atau Electronik Law Enforcement (ETLE) Nasional Presisi 2021. Nilai tertinggi yang dicapai Ditlantas Polda Jateng dari bidang jumlah verifikasi terbanyak, jumlah pelanggaran terkonfirmasi terbanyak, denda dibayarkan tertinggi, dan pembayaran Briva tertinggi.

Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Agus Suryonugroho menuturkan Polda Jateng telah mempunyai ribuan kamera ETLE nasional Presisi yang terpasang di seluruh Polres jajaran. "Jumlah tersebut terbesar, dibanding kota kota lain di Indonesia," jelasnya, Sabtu (15/1/2022).

Menurut Agus, rata-rata pelanggaran pengendara motor adalah tidak mengenakan helm dan bonceng tiga. Sementara pelanggaran pengendara mobil nomor polisi tidak diperpanjang dan tidak mengenakan sabuk pengaman.

Baca Juga : Catat! Ini Daftar 98 Titik Lokasi Kamera e-TLE di Jakarta dan Sekitarnya

"Tertinggi di Polresta Surakarta dengan total 1890 sudah terkonfirmasi sejak 3 sampai dengan 13 Januari," jelasnya.

Dia mengimbau masyarakat patuh dan disiplin berlalu lintas. Sebab ETLE Nasional Presisi sudah ada di semua polres jajaran Polda Jateng.

"Tentunya ini menjadi Program prioritas Bapak Kapolri, sehingga proses penegakan hukum telah mengunakan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Dengan demikian petugas lalu lintas tidak bersentuhan dengan pelanggar," jelasnya.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

Lanjutnya, Polda Jateng telah melaunching atau merilis aplikasi GoSigap. Aplikasi tersebut untuk mengirim dokumen klarifikasi.

"Dokumen klarifikasi terintegrasi dengan aplikasi sehingga proses penegakan hukum (gakum) lebih mudah dan dapat diakses oleh pelanggar dengan mudah," lanjutnya.

Kabid Humas Polda Jateng menambahkan, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy mengapresiasi capaian tertinggi ETLE Presisi se-Indonesia. Capaian tersebut merupakan bukti keseriusan Ditlantas Polda Jateng dalam law enforcement mendisiplinkan pengguna jalan.

"Dengan berdisiplin lalu lintas akan berdampak pada berkurangnya angka laka lantas dan Kelancaran lalu lintas," terangnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini