Share

Mahathir Mohamad Diisukan Meninggal, Ini Kondisinya di Rumah Sakit Spesialis Jantung

Rahman Asmardika, Okezone · Minggu 23 Januari 2022 16:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 23 18 2536512 mahathir-mohamad-diisukan-meninggal-ini-kondisinya-di-rumah-sakit-spesialis-jantung-SqutDcgwr8.jpg Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad. (Foto: Reuters)

JAKARTA – Kabar mengenai meninggalnya mantan perdana menteri Malaysia Mahathir Mohamad beredar di sejumlah media setelah politikus berusia 96 tahun itu dilarikan ke rumah sakit pada Sabtu (22/1/2022).

Namun, laporan terbaru menunjukkan Mahathir saat ini dalam kondisi stabil dan sadar.

BACA JUGA: Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad Dilarikan ke Rumah Sakit, Kondisinya Stabil

Mahathir dilarikan ke rumah sakit spesialis jantung untuk ketiga kalinya dalam sebulan terakhir Pada Sabtu. Menurut putri Mahathir, Marina, ayahnya saat ini dalam kondisi stabil dan merespon pengobatan dengan baik.

"Kondisinya sekarang stabil dan dia merespons pengobatan dengan baik," kata Marina, sebagaimana dikutip dari AFP.

BACA JUGA: Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad Akan Keluar dari RS dalam Beberapa Hari

Seorang sumber yang dekat dengan Mahathir juga mengatakan kondisi Dr, M, sapaan Mahathir, dalam keadaan baik dan dia mulai sadar sepenuhnya.

“Alhamdulillah, keadaan Tun (Mahathir) terus stabil dan mula sedar sepenuhnya dan boleh bercakap,” kata sumber tersebut sebagaimana dilansir Utusan Malaysia, Minggu (23/1/2022).

Sebelumnya, Mahathir juga dirawat beberapa hari di rumah sakit pada Desember untuk pemeriksaan. Dia memiliki banyak masalah dengan kesehatan jantung dan pernah mengalami serangan jantung dan telah menjalani operasi bypass.

Mahathir adalah salah satu tokoh politik paling dominan di Malaysia, setelah menjabat dua kali sebagai perdana menteri selama total 24 tahun.

Dia adalah pemimpin negara jiran tersebut sejak 1981 hingga 2003, kemudian kembali berkuasa pada 2018 pada usia 92 tahun. Mahathir memimpin koalisi reformis setelah skandal korupsi besar 1MDB pada saat itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini