“Kiai berarti tuan. Semua yang dimiliki seorang raja memakai nama itu. Nogo adalah ular dalam dongeng dengan sebuah mahkota di kepalanya. Siluman adalah sebuah nama yang terkait dengan bakat-bakat luar biasa, semacam kemampuan untuk menghilang dan seterusnya,” kata Raden Saleh seperti dalam “Raden Saleh, Kehidupan dan Karyanya”.
“Oleh karena itu, nama keris Kiai Nogo Siluman berarti raja ular penyihir, sejauh hal itu dimungkinkan untuk menerjemahkan sebuah nama yang megah,” tambahnya.
Dalam tulisannya, Werner Krauss juga bertanya-tanya, sikap dingin macam apa yang dimainkan Raden Saleh saat memberikan penilaian singkatnya. Raden Saleh sebenarnya bisa berlutut dan menangis di hadapan keris Kiai Nogo Siluman itu.
“Namun kelemahan itu tidak ia perlihatkan di kantor Van Kasteele. Orang pasti menduga, di dalam dirinya tentu bergolak perasaan besar,” kata Werner Krauss
Setelah mendapat penilaian Raden Saleh, keris Kiai Nogo Siluman kemudian disimpan di sebuah museum di Belanda. Namun kabarnya pusaka Jawa itu kemudian lenyap tanpa ada penjelasan yang bisa dimengerti. Sejak itu konon tidak ada yang bisa mengidentifikasi Kiai Nogo Siluman.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.